Suami-Istri dan Anak Balita Selamat di Tragedi Maut Stadion Kanjuruhan: Setahu Kami Suporter Mau Salaman Bukan Rusuh

Setelah diujung pertandingan, semua berubah menjadi tragedi yang mengerikan.

Farah Nabilla | Evi Nur Afiah
Kamis, 06 Oktober 2022 | 09:24 WIB
Suami-Istri dan Anak Balita Selamat di Tragedi Maut Stadion Kanjuruhan: Setahu Kami Suporter Mau Salaman Bukan Rusuh
Kesaksian penonton di Stadion Kanjuruhan, Malang (Instagram/ @kabarnegri).

"Allah kasih jalan buat aku, suami dan anakku," lanjutnya.

Dia kembali menceritakan bahwa, yang terjadi sebenarnya di stadion, bukan berawal dari suporter yang diduga ingin membuat rusuh dengan cara turun ke lapangan. Melainkan, dia melihat suporter tersebut ingin bersalaman dan peluk pemain.

"Dan akhirnya terjadilah duka mendalam ini," tuturnya.

Seperti diketahui, ratusan suporter Arema FC meninggal dunia pasca laga melawan Persebaya Surabaya di lanjutan Liga 1, Sabtu 1 Oktober 2022.

Baca Juga:Tragedi Kanjuruhan Masih Ramai Kemarin, Kunjungan Presiden Jokowi ke Malang sampai Kasi Keprihatinan Terus Mengalir

Peristiwa naas yang terjadi di stadion kanjuruhan Malang itu menelan ratusan korban jiwa, dua di antaranya petugas kepolisian.

Tim penyidik Bareskrim dan Polda Jawa Timur sejauh ini telah memeriksa 29 orang saksi dengan rincian 23 anggota Polri yang bertugas langsung dalam pengamanan di Stadion Kanjuruhan dan enam saksi dari Panitia Pelaksana yaitu Direktur PT LIB, Presiden PSSI Jawa Timur, Ketua Panpel Arema FC dan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Jawa Timur.

Kadiv Humas Polri, Irjen Dedi Prasetyo menyampaikan sejumlah perkembangan penyidikan terkait kasus di Stadion Kanjuruhan, Malang.

Polri menaikan status tragedi kanjuruhan dari penyelidikan menjadi penyidikan.  

Baca Juga:Aksi Gantung Syal Aremania: Pensiun Tonton Sepak Bola di Stadion hingga Tragedi Kanjuruhan Diusut Tuntas

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak