Dinilai Sudah Tolak Kedatangan Bonek ke Malang, Dadang Aremania Jadi Bulan-bulanan Publik

Di akhir pernyataannya, Dadang mengklarifikasi pernyataannya yang melarang Bonek datang ke Malang.

Dany Garjito | Dita Alvinasari
Jum'at, 07 Oktober 2022 | 14:39 WIB
Dinilai Sudah Tolak Kedatangan Bonek ke Malang, Dadang Aremania Jadi Bulan-bulanan Publik
Doa bersama di Gate 13 Stadion Kanjuruhan Malang setiap malam [Foto: Beritajatim]

BeritaHits.id - Usai menanggapi soal niat suporter Persebaya yang hendak melawat ke Malang, Sam Dadang Aremania tiba-tiba saja menjadi bulan-bulanan publik, bahkan sampai trending di Twitter.

Pasalnya, pernyataan yang diberikan Dadang saat menjadi narasumber di acara Mata Najwa seolah-olah malah menutup pintu perdamaian antara kedua belah pihak, yaitu Bonek dan Aremania.

Pernyataan dari Dadang bermula ketika Koordinator Bonek, Andie Peci, menyampaikan keinginannya bersama para Bonek lain yang ingin datang ke Malang.

Tujuan kedatangannya adalah untuk mengucapkan belasungkawa dan membantu mengusut tuntas Tragedi Kanjuruhan.

Baca Juga:Doa Eks Pemain Persib untuk Korban Kanjuruhan, 'Meski Trauma Kita Harus Berupaya'

"Kalau diperbolehkan saya oleh Aremania datang ke Kanjuruhan Malang, saya akan datang ke sana hanya menyampaikan dua hal saja. Mau mengucapkan bela sungkawa dan bersama-sama menjadi satu gerakan untuk mengusut tuntas," kata Andie Peci seperti dikutip melalui YouTube Najwa Shihab pada Kamis (6/10/22).

Dadang lantas menjawab bahwa para Bonek tidak perlu datang ke Malang.

"Tanpa mengurangi rasa hormat kalian semua dan teman-teman Bonex. Kalau pertandingannya tidak melawan Persebaya, kami persilakan. Tetapi ini kan melawan Persebaya. Kami ingin nantinya ada friksi yang tidak-tidak di tingkatan grassroot," jawab Dadang.

Tanggapan Arie Kriting dan Bayu Skak

Pernyataan dari perwakilan Aremania ini sontak saja menjadi sorotan dari berbagai pihak, termasuk Arie Kriting dan Bayu Skak.

Baca Juga:Dibalik Tragedi Kanjuruhan, Kenapa di Pintu 13 Paling Banyak Korban Meninggal Dunia

Melalui cuitannya, Arie Kriting turut menyayangkan pernyataan dari Dadang. Menurutnya, statemen dari Dadang menimbulkan salah pengertian di kalangan publik.

"Kayaknya maksud Sam Dadang itu nunggu 40 hari itu mungkin untuk urusan-urusan kayak rapat, pertemuan, atau apalah yang sifatnya musyawarah untuk kedepannya. Biar sekarang fokus buat korban dan yang berduka. Cuma karena keterbatasan penyampaian jadinya lain," cuit @Arie_Kriting pada Jumat (7/10/22).

Cuitan lain yang menyinggung soal pernyataan Dadang juga dibuat oleh aktor Bayu Skak. Sebagai orang Malang, ia merasa malu dengan pernyataan Dadang.

"Seumur-umur, sekarang aku merasa malu jadi orang Malang. Gara-gara mulutnya Dadang," tulis @Moektito.

Klarifikasi Dadang

Di akhir pernyataannya, Dadang lantas mengklarifikasi atas pernyataan yang telah ia ungkap sebelumnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak