BeritaHits.id - Jessica Kumala Wongso menjalani pemeriksaan panjang sebelum ditetapkan sebagai dalang di balik pembunuhan I Wayan Mirna Salihin. Para ahli juga melakukan digital forensik pada jejak-jejak digital Jessica Wongso.
Salah satu yang menarik adalah terkait apa yang dicari dan ditoton Jessica sebelum pembunuhan Mirna Salihin. Hal itu diungkap oleh Guru Besar Ilmu Hukum Eddy Hiariej yang kala itu menjadi saksi ahli.
"Yang menarik adalah berdasarkan digital forensik dari latop Jessica yang disita, jadi dia search bagaimana tentang racun sianida itu," ujar Eddy Hiariej dalam perincangan di kanal YouTube Deddy Corbuzier.
"Pada tahun 2015 juga dia menonton film The Hateful Eight," imbuhnya.
Baca Juga:Adu Kekayaan 3 Jenderal Polisi yang Disebut Ayah Mirna, Siapa Mereka?

Film tersebut menurut Prof Eddy bercerita tentang koboi yang membunuh tujuh temannya dengan menggunakan sianida.
“Jadi bagaimana seorang koboi itu membunuh 7 teman lainnya dengan racun sianida, dengan kopi. Ada (ada datanya), tetapi tidak dimunculkan,” paparnya.
Jessica Tak Bisa Mengelak Rekaman CCTV
Pada perbincangan di kanal YouTube Denny Sumargo, Prof Eddy juga menyebut bahwa Jessica sempat tak berkutik di persidangan saat dipaparkan sebuah bukti.
Bukti tersebut terkait videonya yang tengah menjajarkan paperbag di atas meja. Diketahui bahwa ada kemungkinan Jessica menaruh paperbag di atas meja untuk menutupi tangannya yang tengah menaruh racun.
Baca Juga:Tak Ada yang Buruk, Jessica Wongso Mengajar Bahasa Inggris hingga Jadi Desainer di Dalam Penjara
Mulanya Jessica disebut tak pernah mengaku bahwa dirinya menaruh paperbag di meja, namun rekaman CCTV berkata lain.
"Kalau kita memeriksa berita acaranya Jessica, dia tidak pernah mengakui tiga paperbag di atas meja," ungkap Prof Eddy dalam perbincangan di kanal YouTube Curhat Bang Denny Sumargo.
"Begitu di lihat di CCTV dia tidak pernah bisa mengelak itu, baru kaget dia karena CCTV kan enggak bisa direkayasa," tandasnya.
Menurut Eddy, jam saat Jessica memindahkan paperbag kemudian disandingkan dengan waktu kemungkinan racun dituangkan. Jam tersebut rupanya presisi sehingga Jessica diyakini sebagai terdakwa.