Profil dan Biodata Hadi Tjahjanto, dari Pilot Jadi Menteri ATR di Tengah Ribut-ribut Pulau Rempang

Berikut ini profil dan biodata Hadi Tjahjanto.

Rifan Aditya
Selasa, 10 Oktober 2023 | 20:30 WIB
Profil dan Biodata Hadi Tjahjanto, dari Pilot Jadi Menteri ATR di Tengah Ribut-ribut Pulau Rempang
Menteri ATR/BPN Hadi Tjahjanto menggelar rapat perdana bersama pejabat Kementerian ATR/BPN di kantornya, Kamis (16/6/2022). (Tim media Hadi Tjahjanto). - Profil dan Biodata Hadi Tjahjanto, dari Pilot Jadi Menteri ATR di Tengah Ribut-ribut Pulau Rempang

BeritaHits.id - Hadi Tjahjanto adalah purnawirawan TNI yang kini menjabat sebagai Menteri Agraria dan Tata Ruang sejak 15 Juni 2022. Berikut ini profil dan biodata Hadi Tjahjanto.

Belakangan profil Hadi Tjahjanto disorot lantaran bersinggungan dengan warga Rempang terkait hak tanah yang dipersoalkan.

Merangkum berbagai sumber, sebelum menjabat sebagai Menteri Agraria, Hadi Tjahjanto adalah seorang perwira TNI AU. Ia lahir dan dibesarkan di keluarga dengan latar belakang militer.

Selama hidupnya, Hadi Tjahjanto kerap mendapat kepercayaan untuk menduduki posisi strategis, baik itu dalam karier militer maupun kepemerintahan.

Baca Juga:Menteri ATR/BPN: Pulau Rempang 28 September 2023 Harus Clean and Clear

Profil dan Biodata Hadi Tjahjanto

Orang tua Hadi Tjahjanto berasal dari Banyumas, Jawa Tengah. Tugas militer sang ayah membuat keluarga mereka hijrah ke Malang. Ia lahir dan menghabiskan masa mudanya di sana.

Hadi Tjahjanto adalah pria kelahiran Malang, 8 November 1963. Ia lulus pendidikan militer di Akademi Angkatan Udara tahun 1986 dan langsung melanjutkan pendidikan di Sekolah Penerbang TNI AU.

Tak butuh waktu lama, ia sudah dipercaya mengendarai pesawat angkut ringan Cassa. Debutnya sebagai pilot ini dimulai di Skuadron 4 Pangkalan Udara Abdulrachman Saleh, Malang. 

Di pangkalan udara ini juga, ia meniti kariernya mulai dari pilot, naik jadi Kepala Seksi Latihan hingga jadi Komandan Flight Ops A Flightlat Skuadron Udara.

Baca Juga:Pemerintah Janjikan SHM untuk Warga Rempang, Seritifkat Tanah Tidak Boleh Dijual

Ia sempat ditunjuk sebagai perwira menengah di Dinas Administrasi dan Personel Angkatan Udara (Disminpersau) lantas menjadi Komendan Lanud Adi Sumarmo, Solo di tahun 2010.

Setahun kemudian, Hadi menjabat sebagai Direktur Operasi dan Latihan Basarnas. Ia lantas memperoleh pangkat marsekal pertama berbintang satu di pundak.

Kariernya terus meroket hingga diangkat menjadi juru bicara Kepala Dinas Penerbangan TNI AU. Namun pada 2015, Hadi kembali sebagai komendan dan memimpin Pangkalan Udara Abdulrachman Saleh, Malang.

Di tahun yang sama, ia juga diminta menjadi sekretaris militer presiden yang membuat bintang di pundaknya naik jadi bintang dua dan berpangkat marsekal muda.

Tahun 2016, ia bergeser ke Kemhan RI untuk menjadi Irjen yang membuat bintangnya kembali naik menjadi bintang tiga dengan pangkat marsekal madya.

Terus menanjak, karier Hadi kembali gemilang ketika pada tahun 2017 ditunjuk sebagai Kepala Staf TNI Angkatan Udara atau yang disingkat KSAU untuk menggantikan Marsekal Agus Supriatna.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak