Sebagian besar nenek moyang Ursula berasal dari Hanover dan Bremen di barat laut Jerman. Dia memiliki buyut Amerika keturunan Inggris, dengan nenek moyang jauh dari Perancis dan Italia.
Keluarga Albrecht termasuk di antara keluarga hübsche yang artinya sopan di Elektorat dan Kerajaan Hanover dengan nenek moyangnya sebagai dokter, ahli hukum, dan pegawai negeri pada abad ke-17.
Kakek buyutnya George Alexander Albrecht pindah ke Bremen pada abad ke-19, di mana ia menjadi pedagang kapas yang kaya, bagian dari elit Hanseatic dan Konsul Austro-Hungaria dari tahun 1895.
Ia menikah dengan Baroness Louise Dorothea Betty von Knoop (1844–1889), putri dari Baron Johann Ludwig von Knoop, salah satu pengusaha paling sukses di Kekaisaran Rusia abad ke-19
Baca Juga:Deretan Negara yang Mendukung Hamas dalam Konflik Israel-Palestina, Donaturnya Negara Kaya Minyak
Ursula remaja tak menunjukkan bibit sebagai politikus besar. Awalnya, ia fokus dengan dunia musik hingga memiliki grup band yang anggotanya terdiri dari keluarga sendiri yang bernama The Albrechts.
Sayang karier musiknya tak berjalan mulus dan kondisi politik di Jerman mengancam keluarga mereka hingga ia harus pindah kampus dan mengganti identitas.
Ursula mendaftar di London School of Economics dan menggunakan nama samaran "Rose Ladson", kombinasi panggilan keluarganya dengan nama keluarga nenek buyut yang berkebangsaan Amerika.
Ia tak menyelesaikan pendidikan ekonominya dan memilih banting setir mendalami ilmu kedokteran di di Hanover Medical School di Jerman, dengan minat khusus pada kesehatan wanita.
Setahun sebelum lulus, Ursula menikah dengan dokter Heiko von der Leyen. Di usia 28 tahun, ia tinggal di Amerika menjadi ibu yang bekerja sebagai dokter, bersama keluarganya.
Baca Juga:6 Negara yang Mendukung Israel Pasca Hamas Bombardir Tel Aviv dengan Ribuan Roket
Ia dan keluarganya kemudian kembali ke Jerman dan bekerja di penelitian medis.
Di akhir kariernya, ia memutuskan untuk meneruskan jejak politik sang ayah dan bergabung dengan Persatuan Demokratik Kristen (CDU).
Pada 1996, ia terjun ke dunia politik di Lower Saxony, negara bagian yang sama dengan yang dipimpin ayahnya. Pada periode yang sama, ia memperoleh gelar master di bidang kesehatan masyarakat.
Setelah CDU memenangkan pemilihan federal tahun 2005, ia jadi Menteri Urusan Keluarga, Warga Senior, Perempuan dan Pemuda di kabinet pertama Kanselir Jerman Angela Merkel.
Empat tahun kemudian, ia terpilih jadi anggota parlemen dan Menteri Tenaga Kerja dan Sosial. Antara tahun 2013 dan 2019, Ursula von der Leyen menjadi Menteri Pertahanan Jerman.
Posisinya ini menimbulkan pro dan kontra di mana sebagian menyatakan ia gagal sebagai Menteri Pertahanan, namun di sisi lain ada yang mendukung karena ia menduduki jabatan itu selama 6 tahun.