Padahal Berharap Dipecat, Inikah Alasan Megawati Belum Usir Jokowi dan Gibran Walau 'Mbalelo' dari PDIP?

Kaesang jadi Ketum PSI, Gibran jadi cawapres Prabowo, kenapa Jokowi tak kunjung dipecat dari PDIP?

Ruth Meliana | Elvariza Opita
Jum'at, 27 Oktober 2023 | 15:37 WIB
Padahal Berharap Dipecat, Inikah Alasan Megawati Belum Usir Jokowi dan Gibran Walau 'Mbalelo' dari PDIP?
Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri mengajak Presiden Joko Widodo atau Jokowi duduk bersama untuk membahas arah masa depan bangsa dan negara. (Foto dok. PDIP)

BeritaHits.id - Manuver politik Presiden Joko Widodo dan keluarganya terus ramai diperbincangkan. Pasalnya sampai sekarang Jokowi, Gibran Rakabuming Raka, dan Bobby Nasution belum juga dikeluarkan dari PDI Perjuangan meskipun dianggap bertindak di luar kebijakan partai.

Salah satu yang ikut menganalisis adalah jurnalis senior Bambang Harymurti yang menilai sebenarnya Jokowi mengincar kesempatan untuk dikeluarkan dari PDIP.

“Sebetulnya kalau saya lihat ya Pak Jokowi itu penginnya anaknya atau dia tuh dipecat oleh PDIP,” ucap jurnalis yang akrab disapa BHM tersebut, dikutip dari kanal YouTube Total Politik, Jumat (27/10/2023).

“Supaya bisa dapat (kesan menjadi) victim (korban). Tapi Ibu Mega nggak bisa kepancing,” sambungnya.

Baca Juga:Profil dan Biodata Hye-Min Park, Rekan Megawati di Red Sparks Punya Paras Mirip Artis K-Pop

Padahal sudah banyak peristiwa yang seharusnya bisa membuat Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri mengamuk, yang diawali dari Kaesang Pangarep yang malah bergabung dengan Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

Lalu dua hari setelahnya Kaesang langsung meroket menjadi Ketum PSI. Di sisi lain, Gibran juga menerima pinangan Prabowo Subianto untuk menjadi cawapres Prabowo. Padahal Prabowo diajukan sebagai capres dari Koalisi Indonesia Maju yang notabene rival PDIP.

“Tapi nggak terpancing,” kata BHM.

Jurnalis senior Uni Lubis juga menambahkan beberapa bukti lain PDIP tidak terpancing oleh akrobat politik ala Jokowi dan keluarganya.

“Dan (Gibran) tetep dimasukin ke tim jubir (pemenangan Ganjar Pranowo dan Mahfud MD),” beber Uni, lalu mengungkit juga perihal pertemuan Kaesang dan Ketua DPP PDIP Puan Maharani.

Baca Juga:Pecahkan Rekor Jadi Pevoli Muslim Pertama di Korea, Begini Komentar Megawati Hangestri

“Jadi PDIP itu mau ambil the higher moral route, dia nggak mau terpancing untuk membuat Gibran dan Pak Jokowi seolah-olah menjadi korban,” terang BHM.

“Jadi dia tidak ingin mengatakan secara langsung, ‘Kami dikhianati’ atau ‘dia pengkhianat’. Dia nggak ngeluarin kata-kata itu, tetapi biar publik yang justru membuat statement-statement itu dan menilai,” ungkap Uni Lubis.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak