Jatuh Bangun Jokowi di Pilgub DKI Jakarta 2012: Tak Punya Duit, Iriana Tidak Mendukung

'Tapi Pak Jokowi meyainkan bahwa ini berhasil, dan dia berjuang (sampai) jadi presiden,' ujar Eep Saefulloh Fatah.

Farah Nabilla | Elvariza Opita
Senin, 30 Oktober 2023 | 18:01 WIB
Jatuh Bangun Jokowi di Pilgub DKI Jakarta 2012: Tak Punya Duit, Iriana Tidak Mendukung
Presiden Joko Widodo (Jokowi). (Instagram/@jokowi)

BeritaHits.id - Belum lama ini, Eep Saefulloh Fatah ikut berkomentar miring perihal putusan Mahkamah Konstitusi yang meloloskan Gibran Rakabuming Raka menjadi cawapres Prabowo Subianto. Bahkan secara blak-blakan Eep menilai anak-anak Presiden Joko Widodo belum ada di tingkat politik yang setara dengan sang ayah.

Hal ini seperti diungkap Eep di podcast-nya bersama eks Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad. Eep awalnya secara terang-terangan memuji Jokowi sebagai sosok yang berjuang dari bawah.

“Kenapa Jokowi menarik dulu? Dia adalah orang yang bekerja di perusahaan mebel. Ada orang yang mendorong dia untuk bikin perusahaan sendiri. Maka bikinlah perusahaan sendiri, ekonominya membaik, jadi pengurus Kadin di sebuah kota. Dari bawah dia tata itu,” ujar Eep, dikutip pada Senin (30/10/2023).

Dari situlah Jokowi kemudian diusung menjadi Wali Kota Solo. Bukan hanya itu, Eep juga menyoroti Jokowi yang tidak banyak mengeluarkan uang untuk bisa memenangkan kontestasi politik, termasuk ketika mencalonkan diri di Pilwalkot Solo 2010.

Baca Juga:Bukan Mau Pinjam Seratus, Jokowi Berharap Ini ke 3 Capres Agar Silaturahmi Terus Terjalin


“Dikarenakan dia melakukan policy marketing, memasarkan kebijakan dengan tepat dengan mengorientasikan kebijakan dengan rakyat Solo. Maka dia terpilih dengan 91,1% dengan uang yang paling sedikit dalam sejarah kontestasi di tingkat wali kota/kabupaten,” ucap Eep.

Hal ini menjadi modal untuk PDI Perjuangan berusaha mengajukan Jokowi ke DKI Jakarta. Namun rupanya saat itu Jokowi menghadapi sejumlah masalah.

“Tidak punya uang Mas waktu itu. Bukan hanya tidak punya uang, dukungan dari lingkaran terdekatnya saja kecil,” kata Eep.

“Ibu Iriana waktu itu belum mendukung, Mas, saya konsultannya saya tahu. Ibu Iriana tidak pernah terlibat dalam satu pun kegiatan kampanye pada waktu itu karena Ibu Iriana menjaga jarak. Tapi Pak Jokowi meyainkan bahwa ini berhasil, dan dia berjuang (sampai) jadi presiden,” sambungnya.

Hal inilah yang membuat Eep skeptis kepada anak-anak Jokowi, sebab karier politik mereka terkesan didapat dengan instan. “Enggak bisa kita bilang Gibran seperti Jokowi, Kaesang seperti Jokowi, ya nggak sama, beda jauh,” tandasnya.

Baca Juga:Kisah di Balik Jokowi Suguhkan Es Laksamana Mengamuk untuk Para Capres di Istana Negara, Bermula dari Konflik

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Lelah Mental? Cek Seberapa Tingkat Stresmu
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak