BeritaHits.id - Edi Darmawan Salihin tampak kagok saat menceritakan kapan waktu autopsi jenazah putrinya, Wayan Mirna Salihin, yang tewas karena meminum es Kopi Vietnam bercampur sianida pada 2016 silam.
Awalnya, Edi Darmawan mengungkapkan bahwa keluarganya tidak menginginkan autopsi dilakukan ke jenazah sang anak. Namun setelah didatangi Irjen Krishna Murti, keluarganya berubah pikiran.
Diceritakan oleh Edi Darmawan, saat sebelum jenazah Mirna Salihin dikebumikan, Krishna Murti menghubungi dan mengatakan jika anaknya meninggal dunia karena diracun sianida.
"Saya pertama nggak mau diautopsi, karena apa? Mamanya ini bilang, 'Ntar dihancurin lho anak lo'. 'Waduh', saya merasakan gitu Mirna dibelah-belah, karena anak saya," tutur Edi dikutip dari unggahan kanal YouTube tvOneNews, Selasa (10/10/2023).
"Setelah Pak Krishna Murti datang, waktu itu dia Dirreskrimum begitu hebatnya, dia cuma tanya, 'Ini kenapa meninggalnya? Gue dengar-dengar dari Polsek Jatibaru ada masalah','Ya itu habis minum-minum, ngopi', 'Kok ngopi mati', dia nanya sama saya. Saya bilang, 'Nggak tahu Bang',"
"Dia udah di Olivier, udah investigasi, menyita semua itu dari Polsek Jatibaru sekalian minta yang lain. Saya ditelepon di jalanan waktu mau nguburin Mirna, 'Anak lo diracun pakai sianida'," lanjut Edi.
Mendengar cerita dari Edi Darmawan, host langsung menyela. Ia mempertanyakan apakah saat dihubungi oleh Krishna Murti, sudah dilakukan autopsi ke jenazah Mirna Salihin.
"Padahal kan itu belum autopsi Om? Atau dari mana kira-kira?" tanya host.
Ayah mendiang Mirna Salihin ini lantas mengatakan jika sebelum dikuburkan, jenazah anaknya sudah diautopsi.
Baca Juga: Momen Jessica Wongso Sudah Beres-beres Baju di Rutan Gegara Yakin Bakal Bebas, Saya Salah Apa?
"Jadi Mirna itu sebelum dikebumikan kita autopsi, setelah hasil autopsi kan nunggu nih, dari Labkrim, besokannya," terang Edi.
Belum usai perbincangan soal kapan waktu autopsi, host kembali mempertanyakan perihal hal tersebut.
"Hari kedua setelah Mirna meninggal ini kan sudah ada informasi bahwa Mirna ini ternyata diracun. Padahal katanya informasinya hari ketiga baru ditemukan adanya racun sianida setelah dilakukan sampel di bagian lambung," terang host.
"Tunggu dari Labkrim belum datang, kemudian Labkrim satu apa dua hari kemudian kasih tahu ini isi sianida. Nah itu pagi itu saya tahu," jawab Edi.
Di momen ini, Edi Darmawan juga turut ditanya soal kandungan sianida jenis apa yang ada di tubuh anaknya. Namun, ia mengaku lupa akan hal tersebut.
"Jadi yang ditemukan pada saat itu apa?" tanya host.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
- Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
- Margarito Kamis Jelaskan Isi Putusan MA, RI Tak Lagi Punya Wakil Presiden yang Sah?
Pilihan
-
Jokowi Ngaku Lupa Nama 3 Temannya yang Wisuda Bareng di UGM
-
Hakim Potong Omongan Jokowi yang Melebar: Jawab Saja Pertanyaannya!
-
Jokowi Pamer Ijazah di Depan Mukanya, Roy Suryo Ketawa Ngakak
-
Relawan Jokowi Padati PN Jaktim, Joget-Joget dan Bawa Poster Sindiran untuk Roy Suryo
-
Jokowi Bantah Roy Suryo di Sidang: Di Skripsi Saya Tak Ada Tulisan 'Tesis'
Terkini
-
Perjanjian Berdarah Gunung Kawi: Harga Mahal di Balik Kekayaan Instan Teh Sarah
-
Kisah Kelam Teh Sarah Terjebak Pesugihan Gunung Kawi
-
Gempa Magnitudo 4,9 Guncang Garut Hari Ini, Berikut Info BMKG
-
Hak Jawab Warga Manglongsari soal Berita 'Hidup Ditemani Anjing, Penderita Kanker di Wonosobo Diamuk Warga'
-
Tentara Israel Ancam Mau Penjarakan Warganet Indonesia: Interpol Bakal Bertindak!