Mengungkap Alasan Raffi Ahmad dan Najwa Shihab Bakal Disuntik Vaksin Duluan

Raffi Ahmad, BCL hingga Najwa Shihab masuk dalam daftar penerima vaksin Covid-19 pertama setelah Presiden Joko Widodo.

Reza Gunadha | Chyntia Sami Bhayangkara
Sabtu, 09 Januari 2021 | 14:03 WIB
Mengungkap Alasan Raffi Ahmad dan Najwa Shihab Bakal Disuntik Vaksin Duluan
Petugas Bio Farma melakukan bongkar muat vaksin COVID-19 Sinovac setibanya di Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Kamis (7/1/2021). [ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja]

BeritaHits.id - Sejumlah tokoh publik mulai dari Raffi Ahmad, Bunga Citra Lestari hingga Najwa Shihab masuk dalam daftar penerima vaksin COvid-19 pertama setelah Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada 13 Januari 2021.

Ketiganya masuk dalam kelompok kedua disuntik vaksin bersama pengurus asosiasi profesi dan key opinion leader di bidang kesehatan seperti Ketua IDI Daeng M Faqih hingga Dokter Tirta.

Manajer Raffi Ahmad, Prio membenarkah jika suami Nagita Slavina itu masuk dalam daftar penerima pertama setelah Jokowi. Bahkan, Raffi dihubungi langsung dari Istana terkait vaksinasi Covid-19.

"Sementara iya, gue belum dapat update kayak gimana, cuma sudah terdaftar," kata Prio dikutip dari Hops.id -- jaringan Suara.com, Sabtu (9/1/2021).

Baca Juga:CEK FAKTA: Vaksin yang Akan Disuntikkan ke Jokowi Ternyata Berbeda?

Setali tiga uang, manajer Bunga Citra Lestari juga telah mendapatkan informasi tersebut. Ia mengaku BCL siap menjadi orang pertama yang disuntik vaksin Covid-19 demi negara.

"Kalau untuk tujuan negara dan mendampingi bapak Presiden kami siap. Bila ada konfirmasi lanjutan akan saya kabari," ujar manajer BCL, Doddy.

Masuknya tiga publik figur dalam daftar penerima vaksin Covid-19 pertama setelah Jokowi menjadi sorotan publik.

Banyak pihak yang menerka-nerka alasan Jokowi menunjuk para publik figur sebagai penerima vaksin Covid-19 urutan pertama sebelum diberikan kepada masyarakat luas.

Namun, sesungguhnya kebijakan pemerintah melibatkan tokoh publik dalam kampanye tak hanya terjadi di Indonesia.

Baca Juga:MUI: Vaksin Covid-19 Sinovac Halal dan Suci

Dialihbahasakan dari laman History of Vaccines yang ditulis oleh Rene F Najera pada 2019, ia mengungkapkan strategi tersebut telah dilakukan di Amerika Serikat sejak 1777.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak