BeritaHits.id - Kumpulan cerita sangat pendek Matinya Burung-Burung ditulis oleh pengarang-pengarang ternama Amerika Latin. Buku ini diterjemahkan dari bahasa Spanyol oleh Ronny Agustinus. Kumpulan kutipan Matinya Burung-Burung mampu membuat siapapun yang membacanya merasa sangat rapuh.
Buku Matinya Burung-Burung ini menjadi bacaan penting. Sebuah sajian yang tidak hanya bermuatan sastra, tapi juga sekaligus memiliki kandungan kisah mendalam yang bila direnungkan mampu membuat hati berdesir.
Berikut kumpulan kutipan Matinya Burung-Burung:
Cerita pendek Matinya Burung-Burung: Pelancong
Baca Juga:Viral Foto Buku Nikah Aneh, Pengantin Baru Sadar saat Buka Album
Seorang penumpang ke sebelahnya: "Sudah lihat? Koran mengabarkan kecelakaan pesawat lagi"
"Ya, sudah: di daftar korban tewasnya ada kita.
Cerita pendek Matinya Burung-Burung: Waktu Tanpa Waktu
Seorang penumpang ke penumpang lainnya:
"Permisi, Pak, Arloji saya mati. Jam berapa ya?"
Baca Juga:Fakta Menarik Tan Malaka, Jago Silat Hingga Dipanggil Pangeran dari Malaka
"Oh, maaf, punya saya juga mati."
"Kalau boleh tahu... di jam 8.17?"
"Ya. 8.17."
"Jadi itu benar-benar terjadi ya."
"Ya, di jam itu."
RUTE
Seorang penumpang ke pramugari:
"Nona, kenapa pesawatnya tidak bergerak lagi?
"Perjalanan sudah selesai, Pak, kita tidak sampai ke tujuan."
Bagaimana? Apakah Anda bisa memahami maknanya? Cerita pendeknya memang sangat pendek. Seakan tidak ada konflik apapun di sana. Akan tetapi, bila dicermati, di dalamnya ada sebuah peristiwa tragis.
Demikian kumpulan kutipan Matinya Burung-Burung. Keseluruhan isi sila untuk mengakses buku aslinya.
Kontributor : Mutaya Saroh