alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Salat di Pojok Tangga, Alasan Pria Tua Ini Membuat Publik Berderai Air Mata

Dany Garjito | Nur Afitria Cika Handayani Rabu, 13 Januari 2021 | 07:47 WIB

Salat di Pojok Tangga, Alasan Pria Tua Ini Membuat Publik Berderai Air Mata
Ilustrasi salat, sholat, ibadah. [Shutterstock]

Dokter Asa membagikan cerita saat bertemu seorang bapak-bapak yang tengah beribadah di pojok tangga.

BeritaHits.id - Sebuah kisah haru dibagikan oleh seorang dokter bedah tulang. Kisah tersebut diceritakan melalui sebuah utas yang dibagikan oleh @asaibrahim.

Dalam utasnya, dokter Asa membagikan cerita saat bertemu seorang bapak-bapak yang tengah beribadah di pojok tangga.

Berdasarkan unggahan tersebut, bapak itu diketahui berusia 67 tahun. Sementara, istrinya berusia 66 tahun.

Bapak tersebut hendak mendampingi istrinya yang tengah operasi patah tulang. Keduanya diketahui tinggal berdua karena anak-anaknya merantau.

Baca Juga: Gak Lucu! Orang Ini Pura-pura Jadi Korban Kecelakaan Sriwijaya Demi Konten

"Bapak usia 67 tahun, sendirian mendampingi istrinya 66 tahun operasi patah tulang, tinggal berdua saja. Anak-anak kerja atau tinggal jauh," tulisnya, dikutip Suara.com.

Lebih lanjut, dokter Asa bertanya kepada bapak tersebut.

"Sholat di pojok tangga. Saat ditanya tidak kenapa tidak di mushola bawah? Dijawab: saya takut nanti kalau istri saya tiba-tiba butuh tapi saya tidak bisa segera menemani," lanjutnya.

Utas tentang kisah haru bapak-bapak yang salat di pojok tangga. (Twitter/asaibrahim)
Utas tentang kisah haru bapak-bapak yang salat di pojok tangga. (Twitter/asaibrahim)

Menurut dokter Asa, hal tersebut merupakan cinta sejati. Sebab menurutnya, cinta sejati tidak memandang fisik atau harta.

"True love is real. Cinta sejati yang nggak lihat wajah atau kecantikan, nggak tergantung banyak uang atau tidak ada uang, nggak lihat dia siapa atau statis sosialnya gimana. Cuma ingin terus ada buat orang yang dicintai terlepas dari harus bersusah-susah, capek, kesulitan, dan sebagainya," tambahnya.

Baca Juga: Pria Ini Sebut Black Box Tak Penting, Publik: Pas Pembagian Otak Gak Datang

Kemudian, dokter tersebut menceritakan awal kejadian dirinya bertemu dengan bapak tersebut.

"Iya, saya nungguin bapaknya salat mau jelasi operasi sudah selesai tadi ada ketemu apa ntar perawatnya gimana, kondisi sekarang gimana, dan lain sebagainya. Tapi saya lihat bapaknya salat, terus ngobrol, saya jadi ingin share this act of love ke timeline Twitter," ujarnya.

Dia pun kemudian menjelaskan soal patah tulang yang kerap dialami oleh wanita usia lanjut.

"Wanita usia lanjut adalah salah satu kelompok yang paling sering mengalami patah tulang. Hal ini terkait osteoporosis atau tulang keropos post menopause, tulang jadi rapuh gampang patah. Penurunan visual dan keseimbangan juga meningkatkan risiko jatuh yang menyebabkan patah tulang," jelasnya.

Di akhir utas tersebut, dokter Asa menyarankan agar sejak muda untuk terus aktif.

"Tapi kondisi osteoporosis post menopause ini bisa ditanggulangi lho, dengan minum suplementasi kalsium, vitamin D dan beberapa jenis obat lain. Tidak lupa juga untuk aktif sejak muda untuk memperkuat densitas tulang yang bisa long lasting sampai kamu kakek nenek besok," ujarnya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait