alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Pandang Jenazah Pasien, Anies Baswedan: Covid-19 Itu Bukan Fiksi

Rifan Aditya | Hernawan Minggu, 24 Januari 2021 | 21:12 WIB

Pandang Jenazah Pasien, Anies Baswedan: Covid-19 Itu Bukan Fiksi
Anies Baswedan memandangi jenazah Covid-19 dari layar monitor CCTV (Instagram/AniesBaswedan).

"Ini akhir dari sebuah perjalanan anak manusia yang diterpa wabah: bermula dari tertular Covid-19 dan berujung pada kematian," tutur Anies Baswedan.

BeritaHits.id - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan membagikan potret yang merekam momen saat dia memandang jenazah pasien Covid-19 dari layar monitor CCTV RSUD Cengkareng.

Anies Baswedan mengisahkan, hari itu, tatkala dia mengunjungi rumah sakit, duka keluarga jenazah Covid-19 terasa amat dalam.

Oleh sebab itu, Anies Baswedan menegaskan bahwa Covid-19 benar-benar ada, bukan sekadar fiksi belaka, sehingga dia mengajak untuk senantiasa menaati protokol kesehatan.

Kata Anies Baswedan, pasien yang dilihatnya dari layar TV baru saja ditutup kain putih. Jenazah itu baru saja meninggal dalam kondisi terpapar Covid-19.

Baca Juga: Billy Syahputra Diisukan Positif Covid-19, Ibu Amanda Manopo Kasih Doa

"Ikhtiar manusia berhenti di situ. Semua alat dilepas, ia telah jadi jenazah. Kematian dalam kesendirian, tanpa ada keluarga di sampingnya," tutur Anies Baswedan lewat Instagram resmi miliknya, Minggu (24/1/2021).

Anies Baswedan memandangi jenazah Covid-19 dari layar Monitor CCTV (Instagram/Aniesbaswedan).
Anies Baswedan memandangi jenazah Covid-19 dari layar Monitor CCTV (Instagram/Aniesbaswedan).

Anies Baswedan mengaku kejadian itu terjadi pada suatu siang, menjelang pukul 14.00, di RSUD Cengkareng.

Sebagaimana potret yang dibagikan, Anies Baswedan berdiri di depan layar TV, di ruang kontrol yang memonitor setiap pasien ICU.

"Kami menyaksikan dari dekat. Peristiwa itu dekat. Apalagi kain putih itu menutup wajah dan badan orang yang kita kenal. Momen yang tak berjarak," ujar Anies Baswedan.

Tidak lama berselang, Anies Baswedan mengaku ikut menemui keluarga jenazah di depan ruang berduka. Kata dia, duka siang itu sangat terasa.

Baca Juga: PSBB Jakarta Diperpanjang, Jam Operasional Mal hingga Pukul 8 Malam

"Sesuatu yang tak pernah mereka bayangkan akan terjadi secepat itu. Kebersamaan dan gelak tawa berpuluh tahun keluarga itu, kini tersimpan menjadi kenangan," sambungnya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait