Panas! Eks Kepala BIN Sindir Politikus yang Sengaja Pelihara Abu Janda

"Kalau mau cari buzzer ya yang profesional, yang ahli di bidangnya, jangan seperti orang itu (Abu Janda)," terang

Reza Gunadha | Hernawan
Senin, 01 Februari 2021 | 14:36 WIB
Panas! Eks Kepala BIN Sindir Politikus yang Sengaja Pelihara Abu Janda
Permadi Arya alias Abu Janda [ANTARA/Livia Kristianti]

BeritaHits.id - Mantan Wakil Ketua Umum PBNU, Kiai As'ad Said Ali kembali mengomentari hebohnya polemik Abu Janda.

Kali ini, eks pentolan Badan Intelijen Negara (BIN) itu menyinggung adanya sebuah agenda dan menyindir politisi pemakai jasa buzzer sekelas Abu Janda.

Dalam wawancaranya dengan Apa Kabar Indonesia, Kiai Said Ali menduga ada sesuatu di balik gaduhnya Abu Janda saat ini.

Menurutnya, pegiat media sosial yang sudah dipolisikan KNPI itu sedang menjalankan misi untuk menggiring opini.

Baca Juga:Pelapor Abu Janda Diteror: Rumah Mau Digeledah dan Dituduh Narkoba!

Menyoroti soal keberadaan buzzer, sebagai salah satu tokoh NU, Kiai As'ad Said Ali berujar bahwa buzzer kerap membuat berbagai pihak keberatan.

Kiai As'ad Said Ali mengajak publik untuk menengok Nahdlatul Ulama (NU) yang nama besarnya sering dibawa-bawa oleh Abu Janda, karena dia memposisikan diri sebagai Banser NU.

Kata Kiai As'ad Said Ali, hal semacam itu justru membuat Abu Janda semakin enak karena dia memang sedang berusaha mencari panggung.

Kiai As'ad Said Ali mengomentari polemik Abu Janda (YouTube/ApaKabarIndonesiaTVOne).
Kiai As'ad Said Ali mengomentari polemik Abu Janda (YouTube/ApaKabarIndonesiaTVOne).

"Ini memang menguntungkan dia (Abu Janda) untuk mencari panggung. Sehingga mereka punya panggung yang leluasa untuk menggoreng permasalahan yang sedang panas menjadi kuat. Oleh karena itulah, para politisi harus menyadari, kalau berpolitik di partai itu saja lah. Di luar itu ada batasnya," tutur Kiai As'ad Said Ali seperti dikutip Hops -- Jaringan Suara.com, Senin (1/2/2021) dari saluran YouTube Apa Kabar Indonesia.

Melihat sosok Abu Janda, Kiai As'ad Said Ali menyentil para pemelihara buzzer politik yang kadang kala kurang tepat memilih orang.

Baca Juga:Viral Gadis Dilamar Dosen Pembimbing Skripsi, Publik: Mahasiswa Online Apes

Kendati begitu, kata Kiai As'ad Said Ali, pikiran untuk memelihara buzzer di kalangan politisi harus dihindari agar bisa terfokus pada masalah paling penting.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak