BeritaHits.id - Sebuah video menunjukkan curhatan seorang pemuda yang mengaku mahasiswa Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kota Parepare, Sulawesi Selatan, viral tersebar di media sosial.
Pasalnya pemuda bernama Restu Chandra mengatakan, dirinya menduga bahwa penyebabnya mendapat nilai C karena ia tidak membeli buku dari dosen bersangkutan.
Video curhatannya itu dibagikan oleh pengelola akun Instagram @infokotamakassar pada Sabtu (30/2/2021) lalu.
"Curhatan salah satu Mahasiswa di Parepare. Diduga dipersulit dan diberi nilai rendah oleh dosen hanya karena bukunya tidak dibeli," tulis keterangan unggahan itu.
Baca Juga:Viral! Wanita Joget Ampun Bang Jago, Tak Sadar Ada Konvoi Kudeta Militer
Dalam video itu terlihat Restu mengungkapkan awal permasalahan tersebut.
"Awal perkuliahan, beliau mengatakan 'Untuk mata kuliah saya penunjang nilai adalah prensensi seberapa besar kalian mengajukan pertanyaan ketika diskusi'. Untuk presentasi dan presensi saya tidak pernah absen, saya tidak pernah tidak bertanya, bahkan ada dua pertanyaan yang saya jawab," jelas Restu dalam video seperti dikutip Suara.com pada Selasa (2/2/2021).
Sambil mengenakan jas almamater, mahasiswa tersebut menduga alasan dirinya mendapat nilai C lantaran tak membeli buku seperti teman-temannya.
"Dugaan saya mengapa nilai saya anjlok, satu-satunya nilai C selama jadi mahasiswa. Kenapa saya katakan begitu karena teman saya, yang bisa saya katakan tidak pernah bertanya pada tiap presentasi tapi dikasi nilai A dan B. Tapi kelebihan mereka dari saya mereka punya buku," jelasnya.
Menurut Restu, dirinya sering dipersulit oleh dosennya itu saat diberikan tugas. Bahkan tugas yang diberi lebih sulit dari teman-temannya yang punya buku.
Baca Juga:Bikin Emosi, Pelanggan Minta Kurir Goyang 10 Kali Agar Temukan Alamatnya
Restu merasa dibeda-bedakan dengan mahasiswa lainnya, hanya perihal membeli buku dan tidak.
Sambil meneteskan air mata, Restu menyatakan dirinya tidak terima dengan perlakuan dosen tersebut. Apalagi bagi Restu membeli buku dosennya itu cukup memberatkan dirinya yang berasal dari keluarga yang kurang mampu.
"Saya enggak beli buku bapak karena saya memang enggak ada uang pak. Paradigmanya seakan-akan membedakan yang punya buku dengan yang tidak. UKT (Uang Kuliah Tunggal: RED) saya semester ini saya dapat pemotongan dari pihak kampus. Kami ini mahasiswa, pak, punya UKT. Kiri-kanan kerja, cari pembayaran UKT, beda sama Bapak yang sudah digaji sama negara," tuturnya.
Akibatnya, video curhatan Restu itu pun viral di media sosial. Pernyataan Restu itu pun ramai diperbincangkan oleh warganet.
"Bukan jadi sesuatu yang baru terjadi, hampir semua mahasiswa pernah alami itu," tutur akun @nrwndylstiani.
"Ditunggu klarifikasinya pak dosen. Lagi susun materi ni pak dosen kayaknya untuk klarifikasi," ujar akun @djaelhenk11.