"Misal Risma, itu boleh aja, tapi orang harus tahu Ibu Risma itu petugasnya petugas, ditugaskan oleh Pak Jokowi untuk Jakarta. Jokowi ditugaskan Ibu Mega untuk Indonesia, jadi Risma petugasnya petugas, lebih buruk lagi pencitraanya," tegas Rocky Gerung.
"Saya kira Anies Baswedan akan cari panggung lain. Bayangkan kalau Anies gak ada disorot sebagai tokoh politik tapi beredar di FNN jadi narasumber. Tapi Risma ditonton di TV yang memang dimaksudkan membesarkan beliau. Dalam 2 hari Ibu Risma akan menguap karena gak ada pikiran lain," jelasnya menambahkan.
Seolah lebih berpihak kepada Anies Baswedan, Rocky Gerung mengurai sisi baik pria yang kini menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta itu.
Rocky Gerung mengatakan, Anies Baswedan memiliki kemampuan mengetahui banyak isu. Tidak hanya itu, menurutnya dia juga bisa menghasilkan pikiran agar namanya terus diingat orang.
Baca Juga:Tak Puji SKB 3 Menteri soal Seragam, Sujiwo Tejo Beri Komentar Menohok
"Anies Baswedan punya kemampuan segalam macam isu, bukan gak percaya kemampuan Risma tapi publik bosan dengan kemampuan istana mengucapkan hal yang itu-itu juga," kata Rocky Gerung.
"Orang anggap Anies terus berupaya menghasilkan pikiran agar diingat terus. Itu yang akan jadikan Anies disiapkan panggung oleh mereka yang ingin punya alternatif 2024. Akal-akalan legal ini justru membuat orang mencari jalan lain, orang mendengar pikiran Anies," sambungnya.
Rocky Gerung lantas menyebut Anies Baswedan sudah siap berada di posisi start. Lain halnya dengan Mensos Risma yang menurutnya masih jauh di belakang.
"Anies Baswedan sudah ada di titik start, Risma masih jauh dari situ. Pertandingan 2024 bukan cuma survei, tapi diuji dari setiap ucapan yang datang dari kandidat," tandas Rocky Gerung.
Baca Juga:Heboh 20 Kucing Mati Terbungkus Plastik di Tepi Jalan, Kondisinya Miris