"Pondok saya terbuka lo 24 jam.... monggo ngopi mas, uripmu kakean nge teh...... sepet," ujar Gus Miftah.

Sebagai gambaran, sebelum Ustadz Maaher meninggal dunia, Gus Miftah pernah terlibat adu argumen dengan almarhum.
Gus Miftah pernah menyebut bahasa Ustadz Maaher tidak bermoral dan beretika, lantaran almarhum pernah menghina Habib Luthfi bin Yahya.
"Penghinaanmu kepada habib kami tidak bisa mengurangi kehormatan, tapi awas umatnya bisa bereaksi dengan apa yang anda lakukan," kata Gus Miftah.
Baca Juga:Viral! Lama Tak Dihuni, Kamar Ini Jadi Sarang Tokek, Warganet: Auto Kaya!
Meskipun pernah berseteru, Gus Miftah mengatakan lewat akun Instagramnya bahwa dirinya tidak punya masalah pribadi dengan Ustadz Maaher, dan adu argumen saat itu masih dalam batas wajar.
"Saya tidak punya masalah pribadi dengan beliau, kalau toh sedikit terjadi adu argumen antara saya dg beliau itu masih dalam batas kewajaran," ungkap Gus Miftah.
Gus Miftah turut memberikan rasa belasungkawa terhadap almarhum Ustadz Maaher.
"Innalillahi Wa Inna ilaihi rojiun. Saya ikut berbela sungkawa sedalam dalam nya atas meninggalnya Ustadz maheer, semoga husnul khotimah," doanya.
Baca Juga:Viral! Sejumlah Pemotor Wanita Pamer Freestyle, Publik: Entar Jatuh Nangis!