alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

6 Pernyataan Kontroversial Ustaz Yahya Waloni, Doakan Megawati Cepat Mati

Rifan Aditya | Hernawan Selasa, 16 Februari 2021 | 07:25 WIB

6 Pernyataan Kontroversial Ustaz Yahya Waloni, Doakan Megawati Cepat Mati
Ustaz Yahya Waloni. [YouTube]

Baru-baru ini Ustaz Yahya Waloni menggegerkan khalayakan usai mengaku pernah sengaja menabrak anjing karena najis.

BeritaHits.id - Ustaz Yahya Waloni belakangan mengundang mengundang kehebohan. Bukan tanpa sebab, hal itu terjadi karena gaya berceramahnya dianggap frontal dan blak-blakan.

Sampai-sampai, pegiat media sosial menyebut Ustaz Yahya Waloni sebagai "Ustaz Pansos" alias Ustaz Panjat Sosial.

Oleh beberapa orang, ustaz yang sebelumnya pernah menjadi pendeta itu dinilai gemar menjelekkan agama lama untuk meningkatkan pamor di mata umat Islam.

Terbaru, Ustaz Yahya Waloni menggegerkan khalayakan usai mengaku pernah sengaja menabrak anjing karena najis. Hal itu mengundang kontroversi tersendiri dan kecaman dari berbagai pihak.

Baca Juga: Kicau Mania Pamer Duit: Tetangga yang Dulu Menghina Saya Nangis Lihat Ini

Berikut deretan pernyataan kontroversial Ustaz Yahya Waloni yang dirangkum Suara.com.

Ustaz Yahya Waloni ceramah. (Youtube/Termometer Indonesia)
Ustaz Yahya Waloni ceramah. (Youtube/Termometer Indonesia)

1. Kalau Otak Tumpul dan Miskin, Jangan Masuk Islam

Ustaz Yahya Waloni membagikan pengalamannya saat menjadi seorang mualaf. Dia pun menyampaikan pesan kepada orang-orang yang hendak masuk Islam

Kata Ustaz Yahya Waloni, bagi orang yang hendak masuk Islam atau mualaf, jangan sekali-kali mencoba apabila tidak memiliki harta.

"Saya bilang ke jamaah agar selalu kritis. Kalau mau coba-coba masuk Islam, jangan masuk Islam kalau otak tumpul dan hidupnya miskin," kata Ustaz Yahya Waloni dikutip Suara.com dari saluran YouTube Termometer Indonesia pada 9 Februari 2021. Senin (15/2/2021).

Baca Juga: Viral Anak Kemarin Sore Lecehkan Pahlawan di Uang Rp 10 Ribu, Panen Hujatan

Ustaz Yahya Waloni menyebut bahwa Islam bukan agama sebagai pelarian orang-orang yang tidak pintar dan miskin.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait