alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

CEK FAKTA: Benarkah Ada Seorang WNI Jadi Imam di Masjidil Haram Makkah?

Reza Gunadha | Chyntia Sami Bhayangkara Jum'at, 05 Maret 2021 | 12:56 WIB

CEK FAKTA: Benarkah Ada Seorang WNI Jadi Imam di Masjidil Haram Makkah?
Fakta WNI jadi imam di Masjidil Haram (Turnbackhoax.id)

Benarkah ada seorang WNI jadi imam di Masjidl Haram Makkah? Simak penjelasannya berikut1

BeritaHits.id - Beredar narasi yang menyebutkan seorang WNI asal Banjar, Kalimantan bernama Ashal Yanti bin Juhri Bakri Al-Banjari menjadi imam di Masjidil Haram.

Narasi tersebut diunggah oleh akun Twitter @iffahalqadrie.

Akun tersebut membagikan video berdurasi 2 menit 9 detik menampilkan seorang yang diklaim sebagai WNI telah menjadi imam salat tarawih dan subuh di Masjidil Haram.

Berikut bunyi narasinya:

Baca Juga: CEK FAKTA: Benarkah Mendikbud Larang Siswi Pakai Jilbab di Sekolah?

"Orang Indonesia asal Banjar Kalimantan Nama Ashal Yanti Bin Juhri Bakri Al-Banjari 21 tahun lolos menjadi Imam Masjidil Harom mulai tahun ini menjadi salah satu Imam solat subuh dan Tarowih."

Benarkah klaim tersebut?

Fakta WNI jadi imam di Masjidil Haram (Turnbackhoax.id)
Fakta WNI jadi imam di Masjidil Haram (Turnbackhoax.id)

Penjelasan

Berdasarkan penelusuran Turnbackhoax.id -- jaringan Suara.com, Jumat (5/3/2021), klaim yang menyebut WNI jadi imam di Masjidil Haram Makkah adalah klaim yang keliru.

Setelah ditelusuri, WNI yang ada dalam video tersebut bukan menjadi imam di Masjidil Haram, Makkah melainkan ia diundang untuk membaca ayat Al-Qur'an.

Baca Juga: CEK FAKTA: Orang Gila Ngamuk Ingin Jokowi 3 Periode Berhasil Diamankan?

Dikutip dari Kumparan.com, Juru Bocara Duta Besar Indonesia di Saudi Arabia, Muhammad Murrajab mengatakan, klaim WNI menjadi imam di Masjidil Haram adalah hoaks.

Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait