CEK FAKTA: Jateng Banjir Karena Anies Pindahkan Air Jakarta ke Jateng?

Benarkah banjir Jateng disebabkan Anies pindahkan air Jakarta ke Jateng menggunakan portal? Simak penjelasannya berikut!

Reza Gunadha | Chyntia Sami Bhayangkara
Sabtu, 06 Maret 2021 | 13:58 WIB
CEK FAKTA: Jateng Banjir Karena Anies Pindahkan Air Jakarta ke Jateng?
Fakta Anies penyebab Jateng banjir (Turnbackhoax.id)

Foto yang diunggah oleh akun tersebut merupakan hasil suntingan atau editan.

Foto identik ditemukan pada artikel Jakrev.com berjudul 'Pemerintah Provinsi DKI Jakarta Siagakan 450 Pompa Antisipasi Banjir'. Kala itu Anies sedang memantau debit air di Pintu Air Manggarai, Jakarta Selatan.

Dikutip dari Kompas.com, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengungkap penyebab banjir di sejumlah wilayah di Jawa Tengah bukan hanya karena faktor curah hujan tinggi.

Fakta Anies penyebab Jateng banjir (Turnbackhoax.id)
Fakta Anies penyebab Jateng banjir (Turnbackhoax.id)

Ganjar menyebut ada beberapa faktor lain yang dinilai cukup mengkhawatirkan jika tidak mendapatkan penanganan yang baik.

Baca Juga:CEK FAKTA: Kepala Pria Tersangkut di Kemaluan Istrinya saat Bercinta?

"Ada faktor kerusakan hutan dan alih fungsi lahan di gunung dan penurunan tanah (land subsidience) di pesisir pantai dan daerah Pantura Jawa Tengah ini termasuk yang penurunan tanahnya cukup mengkhawatirkan," ungkap Ganjar, Selasa (16/2/2021).

Faktor lain penyebab banjir tersebut mengakibatkan terbentuknya cekungan di tengah kota, sehingga debit air yang tinggi dari hulu tidak bisa mengalir ke laut.

Fakta Anies penyebab Jateng banjir (Turnbackhoax.id)
Fakta Anies penyebab Jateng banjir (Turnbackhoax.id)

Kesimpulan

Dari penjelasan di atas, dapat disimpulkan klaim yang menyebut Jateng banjir karena Anies pindahkan air DKI ke Jateng adalah klaim yang salah.

Klaim tersebut merupakan klaim hoaks yang masuk dalam kategori satir atau parodi.

Baca Juga:Fakta Kongres Luar Biasa Demokrat: Diklaim Ilegal, Moeldoko Jadi Ketum

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak