facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Mantan Napi Teroris: Penyerang Mabes Polri, Zakiah Aini Bunuh Diri Konyol

Dany Garjito | Hernawan Kamis, 01 April 2021 | 12:41 WIB

Mantan Napi Teroris: Penyerang Mabes Polri, Zakiah Aini Bunuh Diri Konyol
Eks Napi Teroris soal aksi penyerangan Mabes Polri (YouTube).

"Jadi menurut saya dia sudah niat untuk mati. Dia stres atau apa gak tahu," kata Sofyan Tsauri,

BeritaHits.id - Mantan narapidana teroris, Sofyan Tsauri mengomentari aksi penyerangan Mabes Polri yang dilakukan oleh perempuan bernama Zakiah Aini.

Sofyan Tsauri menyebut aksi yang dilakukan Zakiah Aini merupakan bentuk bunuh diri konyol apabila melihat senjata yang digunakan.

Pernyataan itu disampaikan Sofyan Tsauari dalam program Breaking News TV One, Rabu (31/3/2021).

"Ini bunuh diri konyol karena bukan menggunakan senjata api. Saya tahu. Gas-nya kelihatan. Itu airgun. Ini barang mudah kita dapatkan, di online juga dijual walaupun regulasi masih abu-abu," kata Sofyan seperti dikutip beritahits.id.

Baca Juga: Soroti Wasiat Zakiah Aini, Budiman Sudjatmiko Beri Komentar Menohok

Sofyan Tsauri mengatakan, kekonyolan tersirat dalam aksi ini karena jarak tembakan 3-5 meter tidak menghasilkan efek apa-apa.

Eks Napi Teroris soal aksi penyerangan Mabes Polri (YouTube).
Eks Napi Teroris soal aksi penyerangan Mabes Polri (YouTube).

Tak pelak, dia menyebut pelaku penyerangan Mabes Polri memang sudah punya niat untuk meninggal dunia.

"Jadi menurut saya dia sudah niat untuk mati. Dia stres atau apa gak tahu. Kita percayakan ke kepolisian untuk mencari jati diri dan profil perempuan ini, jaringan ke mana saja, pengajian ke mana saja," paparnya.

"Setelah itu nanti kita bisa analisa sehingga dia bisa masuk ke Mabes Polri melakukan aksi gila tersebut," tambahnya.

Kendati begitu, Sofyan Tsauri mengungkap adanya pesan tersirat yang bisa dipetik dari aksi penyerangan Mabes Polri ini.

Baca Juga: Gadis Jepang Terkesima Lihat Orang Salat Jemaah, Pengin Banget Ikutan

Kata dia, pesan itu ditujukkan kepada Jamaah Ansharut Daulah (JAD) yang belakangan menjadi sorotan.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait