Video Polisi Geledah Pemudik, Syok Lihat Modus 3 Suami Bawa Ibu Hamil

Divisi Humas Polri membagikan video modus nyeleneh yang dilakukan pemudik.

Reza Gunadha | Ruth Meliana Dwi Indriani
Senin, 12 April 2021 | 15:22 WIB
Video Polisi Geledah Pemudik, Syok Lihat Modus 3 Suami Bawa Ibu Hamil
Video Polisi Geledah Pemudik. (Instagram/@divisihumaspolri)

BeritaHits.id - Mudik Lebaran 2021 telah resmi dilarang pemerintah. Polisi pun mulai mengantisipasi berbagai modus yang bakal nekat dilakukan pemudik.

Terbaru, Divisi Humas Polri membagikan video modus nyeleneh yang dilakukan pemudik. Video yang diunggah di akun Instagram @divisihumaspolri itu mengungkap modus 3 suami yang membawa ibu hamil.

Rombongan pemudik itu terlihat mengendarai sebuah mobil yang ingin melewati salah satu posko pengamanan di jalan tol. Namun, mereka dihentikan polisi lantaran sudah ada larangan mudik dan diminta putar balik.

"Selamat siang bapak, bapak dari mana mau kemana?" tanya polisi yang bertugas dalam video seperti dikuti dari BeritaHits.Id, Senin (12/4/2021).

Baca Juga:Innovation Box, Corporate University BPJS Kesehatan Cetak Pemimpin Inovatif

"Dari Bandung mau balik," jawab pengemudi.

"Oh bapak mau mudik ya. Tidak boleh bapak. Jadi tidak boleh mudik dan bapak harus putar balik," balas polisi tersebut.

Video Polisi Geledah Pemudik. (Instagram/@divisihumaspolri)
Video Polisi Geledah Pemudik. (Instagram/@divisihumaspolri)

"Tapi aku nggowo wong meteng, pengen lairan nang omah bu (tapi saya bawa orang hamil, maunya melahirkan di rumah)," ujar pengemudi mendesak.

Mendengar itu, polisi pun langsung meminta pengemudi turun. Ia bahkan menawarkan bantuan untuk mengawal mereka sampai rumah.

"Ada yang mau melahirkan pak? Bisa turun dulu? Kalau bisa, nanti kita kawal," tawar polisi.

Baca Juga:Hujat Pernikahan Sesama Jenis di Thailand, Warganet Indonesia Jadi Sorotan

Saat pengemudi dan penumpang turun, betapa syoknya polisi saat ada dua sosok lelaki lain. Keduanya bersama pengemudi mengaku mereka adalah sosok suami wanita hamil itu.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak