Viral Warga Keciduk Makan Siang di Warteg, Satpol PP Sita Penanak Nasi

"Kayak nggak ada kerjaan lain," ujar warganet.

Reza Gunadha | Nur Afitria Cika Handayani
Jum'at, 16 April 2021 | 16:12 WIB
Viral Warga Keciduk Makan Siang di Warteg, Satpol PP Sita Penanak Nasi
Satpol PP Kota Serang sita penanak nasi milik pemilik warteg. (Instagram/memomedsos)

BeritaHits.id - Sebuah video beredar di media sosial memperlihatkan penggerebekan Satpol PP kepada warga yang ketahuan makan di warung tegal (Warteg).

Video viral itu menuai kritik dari warganet. Video penggerebekan itu diunggah oleh akun Instagram @memomedsos.

Unggahan itu menyebutkan bahwa dua warga terciduk Satpol PP sedang makan siang di sebuah warung tegal (warteg).

Kejadian penggerebekan itu terjadi di warteg yang berada di ruas Jalan Raya Petir, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang, Kamis (15/4/2021).

Baca Juga:Haru! Rekan Kerja Idap Kanker, Tukang Cukur Ikut Potong Rambut hingga Botak

Berdasarkan unggahan itu, Satpol PP Kota Serang terpaksa menyita alat penanak nasi sebagai bukti.

"Dua warga ketangkap basah sedang makan siang di salah satu Warung Tegal (warteg) di ruas Jalan Raya Petir dekat Perumahan Serang Hijau, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang, Kamis (15/4/2021). Jajaran Satpol PP Kota Serang terpaksa menyita alat penanak nasi (magicom) sebagai bukti," tulis akun tersebut, dikutip Beritahits.id.

Satpol PP Kota Serang sita penanak nasi milik pemilik warteg. (Instagram/memomedsos)
Satpol PP Kota Serang sita penanak nasi milik pemilik warteg. (Instagram/memomedsos)

Dalam video singkat itu, terlihat dua pria yang tengah makan di sebuah warteg. Warung itu ditutup rapat pada bagian pintunya.

Mereka terlihat panik saat beberapa petugas memasuki warung dan mendapati keduanya tengah makan.

Petugas pun langsung meminta keduanya untuk ikut ke kantor. Sementara itu, seorang petugas meminta agar alat penanak nasi ikut dibawa ke kantor.

Baca Juga:Curhat Pasutri Keramas Malam saat Ramadhan, Jomblo: Hargai Perasaan Kami

Ibu pemilik warung terlihat merengek kepada petugas agar tidak membawa penanak nasi tersebut.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak