alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Konten Cek Bukaan Dokter Kevin Dinilai Melecehkan, IDI Didesak Beri Sanksi

Dany Garjito | Aprilo Ade Wismoyo Minggu, 18 April 2021 | 11:37 WIB

Konten Cek Bukaan Dokter Kevin Dinilai Melecehkan, IDI Didesak Beri Sanksi
Konten Tiktok dokter Kevin yang dinilai melecehkan (twitter.com/@AlissaWahid)

"Nggak ada teguran kah dari RSnya, IDI atau apa gitu? Enak aja modal klarifikasi sama minta maaf," tulis warganet.

BeritaHits.id - Sosok dokter Kevin Samuel Marpaung sedang jadi sorotan. Konten Tiktoknya yang berupa parodi pengecekan pembukaan pada wanita yang hendak bersalin dinilai berbau pelecehan hingga menuai kecaman publik.

Dalam sebuah video yang diunggah pertama kali di akun Tiktoknya, tampak dokter Kevin sedang memperagakan suasana menjelang persalinan. Ia tampak mengenakan jas putih, stetoskop yang dikalungkan hingga sarung tangan medis.

Setelah itu, muncul tulisan yang menjelaskan bahwa ada seorang bidan yang meminta Kevin untuk mengecek pembukaan serviks wanita yang hendak melahirkan itu.

"Bidan: Dok, tolong cek pasien Ny. A sudah pembukaan berapa," tulis dalam keterangan video tersebut.

Baca Juga: Konten TikTok Kevin Diduga Berbau Pelecehan, Begini Kata IDI Jabar

Tak lama kemudian, Kevin memperlihatkan ekspresi wajah yang tak biasa. Ia menggigit bibirnya sendiri dan mengerutkan dahi dengan tatapan mata yang lebih tajam.

Kevin lantas mengacungkan dua jarinya yang terbalut sarung tangan medis. Saat melakukan adegan itu muncul latar musik disko yang dilengkapi dengan sorot cahaya lampu warna-warni yang gemerlapan.

Setalah itu, Kevin memperlihatkan adegan seolah sedang melakukan pengecekaan pembukaan pada wanita yang hendak bersalin. Ia kemudian melihat ke atas sambil menggeleng-gelengkan kepalanya. 

"awkward moment," tulis keterangan dalam video saat adegan itu diperagakan.

Konten Tiktok dokter Kevin yang dinilai melecehkan (twitter.com/@AlissaWahid)
Konten Tiktok dokter Kevin yang dinilai melecehkan (twitter.com/@AlissaWahid)

Video ini pun dikecam. Alissa Wahid, putri almarhum Gus Dur turut menyampaikan kritik. Ia menyebut, meskipun dokter Kevin sudah menyampaikan permintaan maaf, sanksi dari IDI tetap perlu dijatuhkan.

Baca Juga: Ketua IDI: Dukungan Politikus ke Vaksin Nusantara Tak Ada Artinya

"Lepas dari urusan sudah minta maaf, saya pikir @PBIDI perlu memberikan sanksi kepada orang ini. Setidaknya sanksi etis. Agar dapat menjadi perhatian sejawat dokter & menjadi garis batas tegas apa yang etis & tidak etis secara profesi," ujar Alissa seperti dilansir BeritaHits.id dari cuitannya, Minggu (18/4/2021).

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait