alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Fadli Zon Kritik RI Negara Maritim Masih Impor Garam: Hebatnya di Mana?

Dany Garjito | Ruth Meliana Dwi Indriani Rabu, 21 April 2021 | 11:09 WIB

Fadli Zon Kritik RI Negara Maritim Masih Impor Garam: Hebatnya di Mana?
Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI Fadli Zon. (Dok. DPR)

"Maritim: Mari Tingkatkan Impor," celutuk warganet.

BeritaHits.id - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Fadli Zon kembali mengkritik Pemerintah Indonesia. Kali ini, ia menyoroti Indonesia yang masih melakukan impor garam.

Melalui akun Twitternya, Fadli Zon nampak mengomentari sebuah berita mengenai kebutuhan garam di Indonesia. Tak hanya itu, berita tersebut juga menuliskan mengenai kebutuhan impor.

Menurutnya, Indonesia sebagai negara maritim tidak seharusnya mengimpor garam dari luar negeri. Fadli Zon menilai sumber daya alam di Indonesia sangat cukup untuk memenuhi kebutuhan garam bagi masyarakat.

"Negeri maritim tapi garam masih impor. Hebatnya di mana?," kritik Fadli Zon dalam akun Twitter seperti dikutip oleh BeritaHits.Id, Rabu (21/4/2021).

Baca Juga: Pendidikan Pancasila Dihapus dari Matkul Wajib, Fadli Zon: Kesalahan Fatal

Sebagai informasi, berita itu menuliskan kebutuhan garam di Indonesia mencapai 4,6 juta ton tahun ini. Sedangkan alokasi impor mencapai 3 juta ton yang berpotensi over estimasi.

Cuitan Fadli Zon Soal Impor Garam. (Twitter/@fadlizon)
Cuitan Fadli Zon Soal Impor Garam. (Twitter/@fadlizon)

Cuitan politikus Partai Gelora itu langsung mendapatkan beragam komentar dari warganet. Sebagian dari mereka mendukung dan lainnya justru balas menyindir.

"Maritim: Mari Tingkatkan Impor," celutuk warganet.

"Petani garam NTB menangis," ujar warganet.

"Australia, Bolivia dan beberapa negara punya tambang garam, Indonesia punya atau tidak? Meskipun bukan negara yang punya laut, Bolivia punya tambang garam terbesar di dunia. Bisa ekspor lagi, gak perlu repot ubah air laut untuk jadi garam, langsung ambil dari tambang yang sudah jadi," jelas warganet.

Baca Juga: KH Hasyim Asyari Raib di Kamus, Fadli Zon: Ada yang Mau Belokkan Sejarah

"Apa perlu ya bang di bikin khusus Menteri Garam. Kalau kementerian sekarang gak hebat. Padahal gudang sudah banyak di Indonesia," saran warganet.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait