"Gak tahu Syekh, saya berasumsi dia seperti manusia," jawab Noe Letto.
Syekh yang ditemuinya tersebut kemudian memberikan pandangan lain, bagaimana jika cara setan itu berkembang biak dengan cara membelah diri.
"Seandainya setan berkembang biaknya membelah diri gimana? Jadi makhluk yang baru pun melakukan dosa seperti makhluk sebelumnya. Wah ketampar saya disitu," tukasnya.
Mendapat jawaban itu, Noe Letto akhirnya tersadar bahwa dia memiliki keterbatasan dalam memahami agama.
Baca Juga:Sebut Ada Kasus Menghina Agama Dibiarkan, Ade Armando Ungkit Yahya Waloni
"Berati kemampuan saya memahami agama bukan dari limitasi agama. Tetapi limitasi pemahaman dan data yang saya miliki," kata Noe Letto menandasi.