alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

CEK FAKTA: Benarkah Makhluk di Depok Ini adalah Babi Ngepet?

Reza Gunadha | Nur Afitria Cika Handayani Rabu, 28 April 2021 | 17:12 WIB

CEK FAKTA: Benarkah Makhluk di Depok Ini adalah Babi Ngepet?
Warga Sawangan Depok berhasil menangkap babi yang diduga babi ngepet [Suarabogor.id/ Supriyadi]

Warga menyebut ukuran babi yang ditemukan di Depok semakin mengecil. Benarkah?

BeritaHits.id - Beredar video di jejaring media sosial memperlihatkan seekor hewan yang diduga babi ngepet menghebohkan publik.

Dalam artikel berjudul "Babi Ngepet di Depok Disembelih, RW: Semakin Siang Kecil Badannya" ketua RW 04 Kelurahan Bedahan, Abdul Rosad mengatakan ukuran babi tersebut terus mengecil.

Dia mengungkapkan, awalnya babi itu memiliki ukuran setinggi lutut dengkul orang dewasa.

"Semakin siang, semakin kecil badanya," ungkapnya.

Baca Juga: Rumor Babi Ngepet, Ibu-ibu di Depok: Dia Nganggur, Tapi Uangnya Banyak

Babi ngepet (Instagram @ndorobeii)
Babi ngepet (Instagram @ndorobeii)

Benarkah klaim tersebut?

Penjelasan

Berdasarkan penelusuran Suara.com, Rabu (27/4/2021), klaim yang menyebut itu adalah babi ngepet atau makhluk gaib adalah salah. Makhluk itu adalah babi hutan.

Sementara soal ukuran babi yang ditemukan di Depok mengecil, juga adalah klaim yang salah.

Menurut penuturan Kapolsek Sawangan AKP Rio Tobing, saat ditangkap warga, sang babi terlihat memakai sebuah kalung dan juga ikat kepala berwarna merah serta ukuran babi tersebut mengecil.

Baca Juga: CEK FAKTA: Benarkah Munarman Gigit Sandal saat Ditangkap Densus 88?

Setelah ditangkap dan dibiarkan dalam kondisi hidup, babi yang diduga babi ngepet tersebut disembelih orang warga menjadi dua bagian. Hal itu diakui oleh Ketua RW 04 Bedahan dilakukan lantaran jelmaan babi ngepet tersebut semakin mengecil ukuran tubuhnya.

Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait