Selain itu, dia menuturkan bahwa sebelumnya sempat ingin menghapus video tersebut, tetapi tidak bisa karena akun miliknya telah diblokir terlebih dahulu.
"Saya gak tahu lagi sekarang mau gimana, saya mau hapus videonya tapi TikTok saya sudah diblokir," terangnya.
Menutup video, dia kembali meminta maaf atas penyataan soal Palestina dan mengaku hanya berniat mengikuti tren viral.
"Saya cuma bisa minta maaf atas kecerobohan yang saya lakukan. Saya benar-benar tidak ada maksud kayak begitu. Niat saya cuma bikin video yang lagi tren, gak lebih," tandas dia.
Baca Juga:Viral Pemudik Ngamuk dan Maki-maki Petugas Diciduk, Publik: Kandangin Pak!
Meski sudah memberikan klarifikasi dan meminta maaf, akan tetapi wanita tersebut tetap dibanjiri kritik karena aksinya sudah dianggap sangat keterlaluan.
"Kasih pelajaran yang semestinya. Jangan hanya dengan minta maaf saja," tukas Fja_prmt.
"Medsos banyak bikin orang kehilangan otak," timpal Salya_037.
Dari wanita itu, publik menegaskan betapa pentingnya bijak dalam bermedia sosial dan tidak asal-asalan demi sekadar viral.
"Makanya kalau ngomong mikir dulu," balas Nellyjuna.
Baca Juga:Konflik Memanas, Edaran Bendera Palestina Jangan Jadi Atribut Demo Diungkit
"Makanya mbak jangan asal-asal bikin konten. Mulutmu harimaumu," tegas Dianawahyunii_.