Viral Aksi Pria Keluarkan Kemaluan Saat Mengendarai Sepeda Motor di Solo

Perilaku seks menyimpang seorang warga kembali hebohkan warganet

Reza Gunadha | Aulia Hafisa
Senin, 24 Mei 2021 | 10:41 WIB
Viral Aksi Pria Keluarkan Kemaluan Saat Mengendarai Sepeda Motor di Solo
Viral Aksi Pria Keluarkan Kemaluan Saat Mengendarai Sepeda Motor (Instagram/Ics_infocegatansolo)

BeritaHits.id - Perilaku seks menyimpang seorang warga kembali hebohkan warganet di daerah Colomadu, Solo.

Melalui video yang diunggah oleh akun instagram @ics_infocegatansolo diceritakan seorang pria yang melakukan aksi eksibisionis atau memperlihatkan kemaluannya saat sedang mengendarai sepeda motor.

"Min, mau memberi tahu tadi ada cowo mepet aku naik motor sambil ngeluarin kemaluan," tulis keterangan video tersebut.

Sang korban kemudian merekam pria tersebut dari belakang saat mengendarai sepeda motor. Dengan mengenakan pakaian dan helm serba merah, pria tersebut menaiki sepeda motor dengan lambat.

Baca Juga:Viral Wanita Teriak-teriak Rebutan Pelanggan, Pembeli Jadi Merasa Bersalah

Sesekali ia memelankan sepeda motornya dan mendekati pengendara sepeda motor wanita.

Menurut keterangan, peristiwa ini terjadi daerah arah Gawanan, Colomadu, Karanganyar. Korban berpesan agar orang-orang lebih berhati-hati apabila bertemu dengan oknum tersebut.

Melihat penuturan tersebut, para warganet pun mengungkapkan kemarahannya di kolom komentar. Ada pula yang membagikan pengalaman serupa.

Bisakah Gangguan Eksibisionisme Dideteksi? Ini Jawaban Seksolog

Seksolog dr. Oka Negara menyebut perilaku memamerkan alat kelamin di tempat umum sebagai gangguan eksibisionisme.

Baca Juga:Viral Aksi Heroik Bocah Buka Akses Jalan Ambulans Saat Macet, Ini Sosoknya

Gangguan eksibisionisme merupakan gangguan kesehatan mental dengan fokus mengekspos alat kelamin seseorang untuk mendapatkan kepuasan seksual.

Menurutnya, seorang eksibisionisme tidak akan menyerang targetnya secara seksual seperti pemerkosaan karena kepuasan seksual mereka hanya dari melihat reaksi takut dan cemas dari targetnya.

"Makanya eksebisionisme ini masuk ke parafilia. Lebih menyukai aksinya daripada berhubungan seksual biasa," jelas dr Oka Negara saat dihubungi oleh Suara .com pada Senin (18/11/2019).

Gangguan eksibisionisme ini membutuhkan terapi perilaku yang disebut Cognitive Behavioral Therapy. Tetapi, dr Oka Negara mengatakan bahwa gejala gangguan esksibisionisme tergolong sulit dideteksi oleh orang terdekat.

Kecuali, seseorang mengakuinya sendiri maupun ada orang lain yang melaporkan perilakunya.

Bahkan pelaku juga tidak bisa dipaksa melakukan terapi jika tidak ada keinginan, laporan perilakunya maupun permintaan keluarga.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak