facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Pemkab Gowa Mengklaim Wanita yang Dianiaya Satpol PP Tak Hamil, Warganet Ngegas

Dany Garjito | Ruth Meliana Dwi Indriani Jum'at, 16 Juli 2021 | 08:37 WIB

Pemkab Gowa Mengklaim Wanita yang Dianiaya Satpol PP Tak Hamil, Warganet Ngegas
Oknum Anggota Satpol PP diduga melakukan penganiayaan terhadap perempuan hamil di Kabupaten Gowa terekam kamera, Rabu 14 Juli 2021 [SuaraSulsel.id / Istimewa]

"HERAN GUE AMA HUMAN SEKARANG," komen warganet.

BeritaHits.id - Aksi oknum Satpol PP yang memukul ibu hamil di Gowa saat razia PPKM masih terus berbuntut panjang. Terbaru, wanita yang dianiaya oknum Satpol PP dikabarkan tidak hamil seperti yang ramai diberitakan.

Hal ini terungkap dalam video yang dibagikan oleh akun Instagram @makassar_iinfo pada Kamis (16/7/2021). Hingga berita ini dibuat, video itu telah disaksikan lebih dari 500 ribu kali.

Dalam video, wanita yang dipukul Satpol PP itu sedang diwawancara bersama suaminya. Ia membicarakan mengenai kehamilannya.

Wanita ini mengaku tidak mau diperiksa di rumah sakit. Alasannya, ia selalu mengalami kondisi saat perutnya membesar, lalu mengecil.

Baca Juga: Pamekasan Madura Tambah Sarana Khusus Persalinan Ibu Hamil

"Saya kalau ke dokter memang tidak bisa, tidak dapat. Tiap bulan perut saya bagaimana, kadang ini besar sebentar kempes, sebentar besar sebentar kempes," ujar wanita itu seperti dikutip oleh Suara.com, Kamis (16/7/2021).

Saat ditanya mengenai kandungannya, wanita ini mengaku kerap memeriksakannya ke dokter. Namun, jawabannya justru membuat bingung karena ia menyebut tukang urut. Wanita ini pun menjelaskan pengobatannya memang susah dipahami.

Pemkab Gowa Bongkar Wanita Yang Dipukul Satpol PP Tak Hamil. (Instagram/@makassar_iinfo)
Pemkab Gowa Bongkar Wanita Yang Dipukul Satpol PP Tak Hamil. (Instagram/@makassar_iinfo)

"Ada dokter, itu biasa dokter di tukang urut. Ini kan pengobatan saya sendiri pak. Memang tidak bisa dijangkau dengan pikiran dan logika," jawab wanita ini.

Sementara itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa membongkar jika wanita tersebut tidak hamil. Hal ini diungkapkan oleh Kepala Bidang Komunikasi Kabupaten Gowa, Arifuddin Zaeni.

Arifuddin membantah pengakuan suami wanita itu yang menyebut istrinya tengah hamil saat dipukul Satpol PP. Hal ini dibuktikan dengan penolakan wanita tersebut yang tidak mau kehamilannya dites.

Baca Juga: Terungkap, Ini Alasan Anggota Satpol PP Pukul Ibu Hamil

"Dia (wanita yang dipukul oknum Satpol PP) tidak hamil. Waktu mau dites USG, dia tidak mau. Ini perempuan tidak hamil," kata Arifuddin saat dimintai konfirmasi wartawan, Kamis (15/7/2021).

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait