Viral Foto Rektor ITB Dijual Jadi Aset NFT di OpenSea, Diduga Bentuk Protes Mahasiswa

Rektor ITB mendadak viral lantaran dua fotonya dijual sebagai aset NFT di lokapasar OpenSea

Reza Gunadha | Agatha Vidya Nariswari
Kamis, 11 November 2021 | 20:06 WIB
Viral Foto Rektor ITB Dijual Jadi Aset NFT di OpenSea, Diduga Bentuk Protes Mahasiswa
Foto rektor ITB yang dijadikan aset NFT (Tangkapan layar OpenSea)

BeritaHits.id - Nama rektor Institut Teknologi Bandung (ITB), Prof. Reini Wirahadikusumah viral di media sosial.

Bagaimana tidak, dua foto rektor ITB telah dijadikan aset digital dalam bentuk non-fungible token (NFT).

Hingga berita ini terbit pada Kamis (11/11/2021), tidak diketahui siapa pengunggah dua foto rektor ITB tersebut. 

Foto rektor ITB yang viral itu dijadikan aset NFT diduga sebagai bentuk protes dari mahasiswa ITB.

Baca Juga:Bikin Terharu, Perempuan Bayar Utang Nyicil Tiap Bulan Meskipun Tak Punya Uang

Melansir dari OpenSea, akun pengunggah foto tersebut bergabung ke OpenSea sejak Mei 2021.

Sebagai informasi, OpenSea merupakan sebuah lokapasar atau marketplace tempat orang-orang bertransaksi aset digital.

Dilansir melalui lokapasar OpenSea, terdapat dua unggahan foto rektor ITB. "Ibu Rektor Tercinta #1" dan "Ibu Rektor Tercinta #2," tulis pengunggah sebagai keterangan dua foto rektor ITB tersebut.

Dalam foto yang beredar di lokapasar OpenSea, terlihat rektor ITB, Prof. Reini Wirahadikusumah yang tengah mengenakan jas almamater kebanggaan ITB.

Foto pertama menampilkan sampai sebatas kaki rektor ITB. "Foto berwarna ibu rektor tercinta, Prof. Ir. N. R. Reini Djuhraeni Wirahadikusumah, MSCE, PhD, dengan resolusi 3260x4308 96 dpi." kutip BeritaHits.id dari deskripsi foto pertama.

Baca Juga:Viral Bapak Masak Lauk Spesial Sambut Kepulangan Anak, Bikin Haru Warganet

Sementara itu, foto kedua merupakan foto berukuran 3x4 berlatar biru. "Foto berwarna ibu rektor tercinta, Prof. Ir. N. R. Reini Djuhraeni Wirahadikusumah, MSCE, PhD, dengan resolusi 3260x4308 96 dpi." kutip BeritaHits.id dari deskripsi foto kedua.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak