Tanggapi Ulama Ditangkap Densus 88, Rocky Gerung: Isu Radikalisme Tutupi Korupsi dan PCR

Rocky Gerung: Yang membahayakan negara adalah utang.

Aprilo Ade Wismoyo
Rabu, 17 November 2021 | 16:30 WIB
Tanggapi Ulama Ditangkap Densus 88, Rocky Gerung: Isu Radikalisme Tutupi Korupsi dan PCR
Pengamat Politik dan dosen Universitas Indonesia, Rocky Gerung. (Bidik layar)

BeritaHits.id - Pengamat politik Rocky Gerung turut buka suara terkait penangkapan beberapa ulama termasuk anggota Komisi Fatwa MUI.

Dalam sebuah video yang tayang di kanal Youtubenya pada Rabu (17/11/2021) Rocky menyebut adanya upaya untuk kembali menaikkan isu radikalisme demi menutupi isu-isu lain yang sedang disorot.

Dalam video tersebut Rocky juga menyingung soal korupsi dan keterlibatan beberapa pejabat dalam bisnis tes PCR.

Menutupi isu lain

Baca Juga:Pimpinan KPK Ungkap Cara Usut Dugaan Korupsi Formula E

Rocky menyebut isu Islam dan isu radikalisme selalau dimunculkan jika tak ada isu lain. 

"Jadi Islam selalu akan disodorkan ketika nggak ada isu. Maka disodorkanlah isu Islam," ujar Rocky Gerung dalam videonya, dikutip BeritaHits.Id, Rabu (17/11/2021).

Lebih lanjut Rocky menyebut isu radikalisme dimunculkan untuk menutupi isu korupsi dan juga tes PCR yang sedang didorot masyarakat.

"Jadi pemerintah betul-betul main cuma di dua bidang itu aja, atau dia menutupi korupsi atau dia justru dalam upaya menutupi korupsi dan termasuk PCR ini disodorkan isu baru soal radikalisme," sambungnya.

Menurut Rocky Gerung, pihak yang akan menjadi korban dari kemunculan isu baru seputar radikalisme adalah orang-orang yang dianggap atu nafas dengan Habib Rizieq.

Baca Juga:Tangkap Tokoh Muslim: Anggota DPR Ingatkan Polri, Bandingkan Hadapi Kelompok Separatis

"Dan korbannya pasti adalah mereka yang dianggap senafas dengan Habib Rizieq," ujar Rocky dalam video tersebut.

Rocky Gerung tanggapi penangkapan ulama terduga teroris (youtube)
Rocky Gerung tanggapi penangkapan ulama terduga teroris (youtube)

Hal yang membahayakan negara

Rocky menyebut, dengan adanya penangkapan ulama dan anggota Komisi Fatwa MUI seakan ingin memperlihatkan pada publik ada yang sedang membahayakan negara.

Ia juga menyebut pemerintah memukul rata faksi-faksi Islam untuk mengelabuhi opini publik.

"Padahal sebetulnya, faksi-faksi di dalam Islam itukan beragam sekali. Pemerintah pukul rata aja untuk mengelabui opini publik, bahwa ada kegiatan yang membahayakan negara," ujar Rocky Gerung.

Rocky melanjutkan, hal yang menurutnya sangat membahayakan negara adalah utang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak