Curhat Wanita Ditagih Uang Rp 1 Juta Oleh RT Baru, Alasannya Bikin Debat Panas

"Pak RT bicara intinya warga yang baru pindah harus membayar uang fasilitas sebanyak Rp 1 juta (Rp 500 ribu untuk RT dan Rp 500 ribu untuk RW)," beber wanita ini.

Dany Garjito | Ruth Meliana Dwi Indriani
Kamis, 25 November 2021 | 12:41 WIB
Curhat Wanita Ditagih Uang Rp 1 Juta Oleh RT Baru, Alasannya Bikin Debat Panas
Viral Curhat Wanita Ditagih Uang Rp 1 Juta Oleh Pak RT Baru Tuai Perdebatan. (Twitter/@SeputarTetangga)

"Dari sana, suami bilang ke saya kalau Pak RT tersebut selain membicarakan soal keadaan wilayahnya tersebut, juga bicara intinya warga yang baru pindah harus membayar uang fasilitas sebanyak Rp 1 juta (Rp 500 ribu untuk RT dan Rp 500 ribu untuk RW)," beber sang wanita.

Alasannya, Pak RT menyebut uang itu akan digunakan untuk kas jika sampai ada jalan rusak. Pak RT itu bahkan mengatakan pasangan itu sudah mendapatkan fasilitas jalan sehingga perlu membayar.

"Bilangnya, 'Mas ke sini sudah ada fasilitas jalan dan lain-lain, sehingga nanti uangnya akan digunakan sebagai kas RT/RW apabila ada kerusakan, dll'," kata wanita ini.

Sontak, tagihan uang Rp 1 juta untuk warga baru membuat wanita ini bertanya-tanya. Ia pun meminta pendapat warganet apakah hal itu wajar, karena baru pertama kali ini memiliki rumah baru.

Baca Juga:Doddy Sudarajat Cari Sepeda Brompton Vanessa Angel, Mau Dibeli

"Apakah wajar besaran uangnya? Saya dan suami kaget karena baru pertama kali pindah ke rumah sendiri dan baru tahu kalau ada yang namanya uang pindah bagi warga baru. Oh iya, uangnya dibayar sekali aja pas baru pindah ke sana," pungkasnya.

Viral Curhat Wanita Ditagih Uang Rp 1 Juta Oleh Pak RT Baru Tuai Perdebatan. (Twitter/@SeputarTetangga)
Viral Curhat Wanita Ditagih Uang Rp 1 Juta Oleh Pak RT Baru Tuai Perdebatan. (Twitter/@SeputarTetangga)

Curhatan dan kisah wanita itu langsung memicu perdebatan warganet. Sebagain warganet menilai uang itu wajar dengan menceritakan pengalaman pribadi mereka.

Sementara warganet lainnya menyebut tagihan untuk membayar Rp 1 juta kepada RT dan RW tidaklah wajar.

"Pernah denger juga dari pak kos, dulu sempat mau pindah KTP ke Yogyakarta. Sama pak kos sih gak papa pakai alamat rumah beliau buat KTP baru, tapi katanya nanti bakal dimintain uang sama RT/RW. Sebelum itu ada warga baru, sekeluarga gitu, dimintain Rp 3 juta. Mungkin keluarga besar kali ya," cerita warganet.

"Kebersihan sama keamanan di perumahan tempat ku tinggal sekitar Rp 600 ribu. Kalau kakak di perumahan elit wajar kali ya segituan," komentar warganet.

Baca Juga:Viral Video Nenek Datang Dikira Minta-minta, Padahal Jual Ini, Kisahnya Bikin Mewek

"Bukannya setiap kelurahan desa gitu sudah ada dana dari pemerintah ya? Kok ada uang gini lagi buat warga baru?" tanya warganet.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak