Heboh Pria Merokok Malah Keluar Kembang Api, Warganet: Langsung Trauma

Saat api menyala, rokok tersebut malah mengeluarkan percikan seperti kembang api.

Dany Garjito | Nur Afitria Cika Handayani
Kamis, 02 Desember 2021 | 12:28 WIB
Heboh Pria Merokok Malah Keluar Kembang Api, Warganet: Langsung Trauma
Aksi pria merokok yang keluar malah kembang api, bukan asap. (Twitter/txtdariperokok)

Di samping itu, pria yang mengalami kejadian tak terduga malah tertawa dan mencoba tenang.

Usut punya usut, hal tersebut terjadi akibat ide dari teman-teman tongkrongannya.

Meski demikian, hal tersebut tak sepatutnya dilakukan karena bisa membahayakan diri dan orang lain.

Komentar Warganet

Baca Juga:Cewek Ini Ketiduran di Kafe Lalu Ditinggal Temannya, Hal Tak Terduga Pun Terjadi

Video yang viral di Twitter menuai reaksi dan berbagai komentar dari warganet.

"Hal kayak gini kalau yang ngelakuin bibirnya sampai berdarah darah jadi nggak lucu," balas warganet.

"Biasa bocah yang diginiin yang planga plongo di tongkrongan," kata warganet.

"The real rokok kretek," komentar warganet.

"Ngerokok rasa uji nyawa," imbuh warganet.

Baca Juga:Viral Video Emak-emak Ikut Ramaikan Reuni 212, Ferdinand: Bukannya Masak Malah ke Jalan

"Langsung trauma ngerokok," timpal warganet lain.

Bahaya Merokok

Berdasarkan data Riset Kesehatan milik Kemenkes, disebutkan bahwa jumlah perokok di Indonesia masih sangat tinggi yakni sebesar 33,8 persen. Artinya, satu dari tiga orang di Indonesia dapat dipastikan merokok.

Seperti diketahui, merokok bahaya bagi kesehatan. Salah satu bahaya merokok adalah mengidap penyakit paru obstruktif kronis atau PPOK.

Guna mencegah penyebaran virus corona, pemerintah Bekasi akan meniadakan ruang rokok bersama.
Guna mencegah penyebaran virus corona, pemerintah Bekasi akan meniadakan ruang rokok bersama.

Data dari Kementerian Kesehatan RI (Kemenkes) menyebutkan 9,2 juta jiwa di Indonesia mengidap PPOK berdasarkan data Riset Kesehatan Dasar 2013. Menurut Kemenkes, meningkatnya pasien PPOK terjadi akibat kebiasaan merokok di Indonesia yang masih dilakukan banyak orang.

Dijelaskan, penyakit paru obstruktif kronis tidak termasuk dalam penyakit menular, namun penyakit tersebut dapat diobati sehingga dalam tata laksananya lebih diupayakan pada pencegahan pemburukan gejala maupun fungsi paru.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak