Viral Video Dua Santri Diduga Dihukum Dipermalukan karena Ketahuan Pacaran, Tuai Pro Kontra Warganet

Pendapat warganet terbagi dua usai melihat tayangan video kedua santri ini.

Reza Gunadha | Sekar Anindyah Lamase
Rabu, 08 Juni 2022 | 13:20 WIB
Viral Video Dua Santri Diduga Dihukum Dipermalukan karena Ketahuan Pacaran, Tuai Pro Kontra Warganet
Viral Video Dua Santri Diduga Dihukum Dipermalukan karena Ketahuan Pacaran (Twitter/ndagels)

BeritaHits.id - Rekaman video dua santri putra dan putri yang diduga dihukum dengan dipermalukan karena ketahuan berpacaran tengah menjadi sorotan hingga menuai pro kontra.

Video yang telah beredar luas itu kembali diunggah oleh akun @ndagels di jejaring media sosial Twitter pada Selasa 07 Mei 2022.

Klip berdurasikan 15 detik itu memperlihatkan seorang santri putra mendorong gerobak bangunan dorong roda satu di halaman pondok pesantren.

Di dalam gerobak tersebut terdapat santri putri duduk berpegangan sambil menundukkan kepalanya.

Baca Juga:Virai Konvoi Khilafatul Muslimin, Panglima Santri Jabar Beri Peringatan Tegas: Jangan Otak-atik Dasar Negara Pancasila!

Mereka berdua keliling diduga sebagai bentuk hukuman mempermalukan diri sendiri karena telah berpacaran.

"Seperti inikah hukuman untuk santri pacaran," tulis keterangan dikutip Beritahits.id, Rabu (08/06/2022).

Santriwan itu mendorong sekuat tenaga, sedangkan santriwati tersebut hanya berdiam diri malu.

Di sekeliling halaman itu, para santriwati berdiri berjejer mengerubungi kedua remaja itu.

Tak hanya itu, para santriwati terlihat tertawa terbahak-bahak dan menertawakan kedua sejoli yang ketahuan melakukan pacaran tersebut.

Baca Juga:Ribuan Santri Al-Quraniyah di Indramayu Gelar Doa Bersama untuk Ganjar Pranowo Presiden 2024

Seorang wanita juga tampak seperti memberi aba-aba kepada si santriwan untuk berjalan ke seluruh sudut halaman sebagai hukuman tersebut.

Unggahan itu sontak menuai beragam tanggapan pro kontra dari warganet. Kolom komentar pun dipenuhi dengan perbedaan pendapat.

Sejumlah warganet tak setuju dengan perlakuan yang mereka dapatkan karena dianggap tak mementingkan kesehatan mental.

"Wow keren banget bro hukumannya merusak mental dan mempermalukan muridnya di depan umum," tulis @nawa***.

"Tinggalin hukuman kek gini. Lebih baik istilah "hukuman" diganti jadi "pembinaan". Dibina baik-baik yuk pasti bisa apalagi di lingkungan pesantren yang Inshaallah pada paham agama," ungkap @unde***.

"Hukuman mempermalukan di depan umum gini bener-bener harus ditinggalkan. Aku beberapa kali mgobrol dengan orang yang putus sekolah mereka milih putus sekolah karena mereka punya trauma malu pernah di hukum di depan umum," timpal @Iq***.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak