Kelakuan tetangga yang menyebalkan tak hanya itu saja, mereka dikabarkan suka meletakkan jemuran di tengah jalan.
"Suka naruh jemuran di tengah jalan bener-bener tengah jalan dan jalan gang itu masih akses bersama," ungkap sender.
"Naruh kursi buat nongkrong di tengah jalan gang, buka tenda camping buat anak-anaknya di tengah jalan gang juga dan parkir mobil di tengah jalan udah kayak tanah pribadi miliknya sendiri," sambungnya.
Hilang Kesabaran
Beberapa saat lalu, paket mereka kembali nyasar ke rumah sender.
Sender yang sudah hilang kesabaran pun geram dan memarahi tetangga di depan rumah mereka. Hal itu supaya tetangga lain dapat mendengarkan keluhan sender.
Keesokan harinya, tetangga itu malah mengadu ke suami sender. Si tetangga mengaku tidak terima dengan sikap sender yang dianggap tidak menyambut dengan baik ketika orang tersebut menjemput paket.
"Apakah kita harus bermanis-manis menghadapi tetangga yang kampr*et macam ini?" kata sender.
Sender mengaku bahwa dia masih memaklumi apabila paket yang menyasar ke rumahnya sekali dua kali atau sepuluh kali.
"Kalau sudah sampai hampir 70 kali namanya kan hobi min. Hobi ngrepotin orang," pungkasnya.