Selanjutnya, pada foto yang diunggah, diceritakan kronologi dari aksi penganiayaan tersebut.
Kejadian tersebut bermula pada Sabtu (17/09/22), ketika korban naik ojol.
Korban menjelaskan bahwa saat dirinya telah menaiki sepeda motor milik pengemudi ojol, istri dari ojol tersebut melakukan video call.
"Tanggal 17 September 2022, pukul 14.00 WIB gua pesan Maxim dari kampus ke kosan. Sebenarnya nggak ada yang salah sama driver-nya. Cuma sebelum gua naik, ojeknya dia lagi VC nggak tahu sama siapa. Sebenarnya kan nggak boleh ya, lagi ada penumpang vc atau telpon gitu,"
"Pas mau jalan lagi-lagi si driver ada yang VC dan diangkat sama dia. Pada saat itu, posisi HP-nya nggak sejajar sama muka karena HP-nya di motor. Jadi kelihatan posisi gua di belakang abag ini sama orang di dalam VC itu nggak full gitu loh," terang korban.
Setelah sekitar 30 menit korban sampai di kos, tiba-tiba ia mendapat telepon dari nomor yang tak dikenal.
Orang yang meneleponnya langsung marah-marah dan berkata kasar padanya. Tak hanya itu, ia juga disuruh untuk keluar dari kos.
"Dia masih telepon gua dan masih teriak-teriak nyuruh gua turun. Karena nggak enak sama penghuni yang lain, akhirnya gua turun dan ketemu sama suami istri ini," katanya.
Setelah bertemu dengan istri pengemudi ojol, wanita ini langsung bertanya maksud dan tujuan kedatangan keduanya.
Setelah terlibat perdebatan, akhirnya diketahui bahwa sosok istri tersebut cemburu gara-gara suaminya dapat orderan dari wanita.