BeritaHits.id - Seorang petugas medis di Rumah Sakit Martir Al-Aqsa mengungkap fakta mengejutkan mengenai tentara Israel. Adalah Jawdat Sami Al-Madhoun yang membongkar aksi tentara Israel yang sering mencari korban untuk ditindas.
Dikutip dari Al Jazeera pada Jumat (17/11/2023), salah seorang relawan di Rumah Sakit Al-Shifa ini mengungkapkan jika tentara Israel kerap menindas warga sipil di Gaza secara acak saat sedang merasa bosan. Hal ini diungkap oleh Jawdat ketika sedang menceritakan momen dirinya melarikan diri keluar dari Gaza.
Kala itu, dirinya bersama beberapa orang di Rumah Sakit Al-Shifa mencoba keluar dari Gaza. Di tengah-tengah pelarian, mereka diadang oleh tentara Israel. Saat itu, pasukan dari zionis itu meminta mereka menunjukkan kartu identitas dan membawa beberapa orang dari rombongan untuk ditindas.
"Mereka mengambil sekitar 20 pria dan menelanjangi mereka, memukuli mereka, mempermalukan mereka, lalu melepaskan mereka. Ini seperti setiap kali tentara bosan, mereka akan memilih seseorang untuk ditindas dan dihina," kata Jawdat.
Lebih lanjut, Jawdat juga mengungkapkan jika tentara Israel tak segan-segan menembaki warga sipil yang berada di luar rumah. Bahkan, dirinya dan rombongan pun sempat menjadi sasaran tembak tentara Israel saat mencoba keluar dari Gaza.
"Kami ditembak sebanyak tiga kali. Kami berlari di setiap kesempatan untuk menghindari penembak jitu. Akhirnya kami terpecah karena orang-orang yang lebih lambat tertinggal, dan yang lainnya terpencar di berbagai persimpangan," terang Jawdat.
Kendati harus melewati kondisi yang sangat menegangkan, Jawdat dan beberapa rekannya beruntung bisa keluar dari Gaza dengan selamat. Mereka berhasil berjalan sejauh 10 mil ke wilayah Deir El-Balah, kota di tengah Jalur Gaza, Palestina.
Berita Terkait
-
Subhanallah, Ragnar Oratmangoen Kasih Bantuan ke Anak-anak Gaza saat Idul Fitri 1446 H
-
Pihak Academy Minta Maaf atas Respons Serangan Israel terhadap Hamdan Ballal
-
Gaza Bergejolak: Warga Berani Protes Hamas di Tengah Gempuran Israel
-
Titik Terang? Israel Tawarkan Gencatan Senjata, Tapi Ada Syarat Mengejutkan soal Sandera
-
8 Petugas Medis Bulan Sabit Merah Ditemukan Tewas di Gaza, 1 Masih Hilang
Terpopuler
- Menguak Sisi Gelap Mobil Listrik: Pembelajaran Penting dari Tragedi Ioniq 5 N di Tol JORR
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Dibanderol Setara Yamaha NMAX Turbo, Motor Adventure Suzuki Ini Siap Temani Petualangan
- Daftar Lengkap HP Xiaomi yang Memenuhi Syarat Dapat HyperOS 3 Android 16
- Xiaomi 15 Ultra Bawa Performa Jempolan dan Kamera Leica, Segini Harga Jual di Indonesia
Pilihan
-
Donald Trump Resmi Umumkan Tarif Baru, Ekonomi Indonesia Terancam Kena Dampak!
-
Antara Pangan Instan dan Kampanye Sehat, Ironi Spanduk di Pasar Tradisional
-
Link Live Streaming AC Milan vs Inter Milan: Duel Panas Derby Della Madonnina
-
FULL TIME! Yuran Fernandes Pahlawan, PSM Makassar Kalahkan CAHN FC
-
Libur Lebaran, Polresta Solo Siagakan Pengamanan di Solo Safari
Terkini
-
Hak Jawab Warga Manglongsari soal Berita 'Hidup Ditemani Anjing, Penderita Kanker di Wonosobo Diamuk Warga'
-
Tentara Israel Ancam Mau Penjarakan Warganet Indonesia: Interpol Bakal Bertindak!
-
Reaksi Gibran Saat Iriana Jokowi Disebut Dalang di Balik Pencalonannya: Enggak Usah Dibesar-besarkan
-
Selvi Ananda Disebut Tak Restui Suaminya Maju Cawapres, Gibran: Itu Gosip!
-
Depresi Usai Jadi Korban KDRT, Dokter Qory Mulai Tenang Usai Bertemu Ketiga Anak