Kendati begitu, Sohibul Iman menilai kompetisi politik sudah berakhir. Namun, efeknya merembet sampai luar arena.
"Terjadi kompetisi pihak mana yang paling gila dan paling rasis," tandasnya.
Sebelumnya dikabarkan, Natalius Pigai baru-baru ini disebut-sebut mendapatkan penghinaan rasis dari pengguna akun Facebook Ambroncius Nababan. Natalius Pigai dikatai gorila.
Hal itu disampaikan untuk menyerang pernyataan Natalius Pigai terkait vaksin Covid-19.
Baca Juga:Disamakan Seperti Hewan, Pigai: Aktor Utama Rasisme Ada di Lingkaran Jokowi
"Mohon maaf yang sebesar-besarnya, vaksin Sinovac itu dibuat untuk manusia bukan untuk gorila apalagi kadal gurun. Karena menurut UU gorila dan kadal gurun tidak perlu divaksin," tulis akun tersebut.