alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Waduh, Warga Cianjur Dapat Bantuan Ayam Hidup dari Kemensos, Ada yang Mati

Reza Gunadha | Chyntia Sami Bhayangkara Senin, 25 Januari 2021 | 21:46 WIB

Waduh, Warga Cianjur Dapat Bantuan Ayam Hidup dari Kemensos, Ada yang Mati
Bansos ayam hidup (ist)

Warga Cianjur mengaku kebingungan saat mendapatkan bansos dari Kemensos berupa ayam hidup, bahkan ada pula ayam yang mati ketika telah tiba di rumah warga

BeritaHits.id - Warga Cianjur, Jawa Barat mendapatkan bantuan pangan non-tunai (BPNT) berupa ayam hidup dari Kementerian Sosial. Bahkan, beberapa warga mendapati ayam tersebut telah mati ketika tiba di rumah, sehingga tak bisa diolah.

Salah seorang penerima bansos warga Pagelaran, Cianjur mengaku kebingungan dengan bansos yang diterimanya kali ini.

Biasanya, ia mendapatkan bansos berupa daging ayam potong yang siap diolah. Namun, kali ini ia justru mendapatkan seekor ayam yang masih hidup.

"Ada juga yang mati saat tiba di rumah. Bingung dan kesal juga karena malah tidak bisa diolah, Mau disembelih juga enggak bisa karena kondisinya mati," kata warga dikutip dari Solopos.com -- jaringan Suara.com, Senin (25/1/2021).

Baca Juga: KPK Telisik Aliran Dana Korupsi Bansos Covid-19 ke Dirjen Kemensos Pepen

Ia mengaku pemberian bansos berupa ayam hidup cukup merugikan warga. Ia berharap bisa kembali mendapatkan bantuan daging ayam siap olah, bukan ayam hidup.

"Mending daging ayam potong, setengah kilogram murni daging. Kalau ayam hidup ada jeroan dan lainnya, belum lagi ada yang mati," tuturnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pemberdayaan Dinas Sosial Kabupaten Cianjur, Surya, mengaku baru mengetahui ada pembagian bansos berupa ayam hidup.

Menurutnya, bansos BPNT yang diperuntukkan bagi warga miskin tersebut biasanya berupa sembako, bukan ayam hidup.

Keluarga Penerima Manfaat (KPM) akan mendapatkan bantuan senilai Rp 200 ribu melalui kartu khusus.

Baca Juga: Isu Taliban KPK Menyeruak Lagi, Novel Baswedan dan Febri Bilang Begini

Nantinya, uang tersebut bisa ditukarkan dengan sembako melalui jaringan layanan bernama e-Warong.

Merujuk pada pedoman umum, KPM akan mendapatkan empat komoditas, yakni beras sebagai sumber karbohidrat, telur, daging sapi, daging ayam dan ikan sebagai sumber protein hewani, kacang-kacangan atau tahu tempe sebagai protein nabati, hingga buah-buahan sebagai sumber vitamin.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait