Kekuatan informasi terkait adanya rencana kudeta tersebut diakui AHY semakin kencang saat pengurus pusat dan daerah memberikan informasi kepada dirinya.
Sosok Jenderal Purn Moeldoko kemudian terseret dalam dugaan rencana aksi kudeta yang akan dijalankannya tersebut.
Atas tuduhan tersebut, Moeldoko sendiri tidak menolak secara tegas terhadap tudingan tersebut.
Dirinya hanya meminta Demokrat tidak mengkaitkannya dengan istana dan presiden Joko Widodo.
Baca Juga:Ada Konvoi Kudeta Militer, Wanita Myanmar Santuy Senam 'Ampun Bang Jago'
Mantan Panglima TNI itu juga meminta AHY dan petinggi Demokrat tidak terbaca perasaan menghadapi dinamika yang sedang terjadi dalam tubuh Partai Demokrat.