facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

CEK FAKTA: Tes Swab Sudah Aja Sejak Zaman Mesir Kuno Untuk Membuat Budak Patuh, Benarkah?

Reza Gunadha | Ruth Meliana Dwi Indriani Rabu, 10 November 2021 | 13:58 WIB

CEK FAKTA: Tes Swab Sudah Aja Sejak Zaman Mesir Kuno Untuk Membuat Budak Patuh, Benarkah?
CEK FAKTA Tes Swab Sudah Aja Sejak Zaman Mesir Kuno Untuk Membuat Budak Patuh. (Turnbackhoax.id)

Beredar narasi tes swab dapat menggores bagian otak, di mana cara ini sudah dilakukan sejak zaman Mesir Kuno untuk membuat budak menjadi patuh kepada majikan. Benarkah?

Melansir dari Reuters, seorang professor neuroteknologi dari Imperial College London, Simon Schultz menegaskan bahwa tes swab tidak dapat menyentuh maupun merusak bagian amigdala.

Selain itu, seorang juru bicara dari Departemen Kesehatan Masyarakat Inggris juga menjelaskan bahwa rongga hidung dan otak manusia dipisahkan oleh bagian yang disebut “cribriform plate”. Alhasil, tes swab tidak akan menyentuh bagian otak dan amigdala manusia.

Lebih lanjut, hingga saat ini tidak ditemukan bukti jika metode tes swab digunakan di zaman Mesir Kuno, apalagi untuk membuat budak menjadi patuh kepada majikannya.

Ilustrasi yang disertakan itu sendiri bukan merupakan penggoresan amigdala kepada budak di Mesir Kuno. Ilustrasi itu diketahui merupakan metode pengobatan mata yang dilakukan oleh masyarakat Mesir Kuno.

Baca Juga: Viral Video Bayi Menangis Sekujur Tubuh Ditato, Warganet Murka: Pelanggaran HAM

Foto asli itu diunggah oleh seorang fotografer Getty Images, De Agostini. Ia memberikan judul foto itu "Ophthalmologist treating a patient, papyrus, reconstruction of a fresco from the Theban tomb of Ipi, originally dating back to the Dynasty XIX. Egyptian civilisation."

CEK FAKTA Tes Swab Sudah Aja Sejak Zaman Mesir Kuno Untuk Membuat Budak Patuh. (Turnbackhoax.id)
CEK FAKTA Tes Swab Sudah Aja Sejak Zaman Mesir Kuno Untuk Membuat Budak Patuh. (Turnbackhoax.id)

KESIMPULAN

Dari penjelasan di atas, maka narasi metode tes swab sudah ada sejak zaman Mesir Kuno untuk membuat budak lebih patuh kepada majikan adalah hoaks.

Narasi tersebut masuk ke dalam kategori misleading content atau konten yang menyesatkan.

Baca Juga: Viral Bocil Ngevlog Masak Camilan Harga Rp 1000, 'Tutorial Mempersulit Hidup'

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait