Kasus Ferdy Sambo Disebut Jadi Berkah Bagi Institusi: Kalau Nggak Pakai Revolusi Susah

Mantan Direktur Tindak Pidana Umum ini mengamini bahwa ada 'mafia' yang hidup di tubuh polri.

Dany Garjito | Evi Nur Afiah
Rabu, 28 September 2022 | 18:06 WIB
Kasus Ferdy Sambo Disebut Jadi Berkah Bagi Institusi: Kalau Nggak Pakai Revolusi Susah
Tersangka Irjen Ferdy Sambo dan istrinya, Putri Candrawathi saat rekonstruksi pembunuhan Brigadir J di rumah dinas Ferdy Sambo di Kompleks Polri, Duren Tiga, Jakarta Selatan, Selasa (30/8/2022). [Suara.com/Alfian Winnato]

Seperti diketahui, kasus pembunuhan Brigadir J hingga kini masih hangat jadi perbincangan publik. Hal tersebut disebabkan otak pembunuhannya yakni seorang jenderal diduga Ferdy Sambo.

Muncul isu adanya bisnis judi online 303 diduga berkaitan dengan Ferdy Sambo.

Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD dalam podcast bersama Akbar Faizal juga sempat mengungkap adanya kelompok Ferdy Sambo di internal Polri. Dia bahkan menyebut kelompok ini seperti kerajaan di internal kepolisian.

"Yang jelas, ada hambatan-hambatan di dalam secara struktural ya, karena ini tidak bisa dimungkiri ini ada kelompok Sambo sendiri ini yang seperti menjadi kerajaan Polri sendiri di dalamnya. Seperti sub-Mabes-lah ini yang sangat berkuasa dan ini yang menghalang-halangi sebenarnya. Kelompok ini yang jumlahnya 31 orang itu yang sekarang sudah ditahan," ungkap Mahfud.

Baca Juga:Viral! Video Sel Mewah Diduga Milik Ferdy Sambo, Humas Polri Bilang Begini

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak