BeritaHits.id - Beredar video yang memperlihatkan momen keluarga Brigadir Yosua bersenang-senang viral di media sosial. Diduga, momen tersebut terjadi usai mereka menghadiri sidang.
Video pertama kali diunggah lewat aku Snack Video lalu dibagikan ulang salah satunya akun TikTok dengan nama pengguna @popadelta2.
"Kasus Pembunuhan Belum Usai, Keluarga Brigadir J dan Kuasa Hukumnya Pesta," tulis narasi pada video dikutip Beritahits.id pada Senin, (7/11/2022).
Dalam video itu mempertontonkan pengacara Kamaruddin Simanjuntak dan keluarga Yosua d iantaranya Samuel Hutabarat, ayah Yosua, Rosti Simanjuntak, ibu Yosua dan tante-tantenya berjoget bersama.
Baca Juga:Detik-Detik Menegangkan Sopir Ambulans Pembawa Jasad Brigadir J

Terekam juga momen pengacara Kamaruddin Simanjuntak duduk sembari memegang uang. Selanjutnya ia berdiri bergabung dengan yang lainnya. Kamaruddin ikut bernyanyi dan berjoget sambil nyawer uang ke beberapa orang seperti yang terlihat pada video.
Mereka terdengar menyanyikan lagu Batak.
Hingga artikel ini ditulis, video sudah ditonton sebanyak 104.6 ribu kali tayangan, 2174 disukai dan ratusan komentar dari sejumlah warganet di sosial media.
"Positif thinking saja aslinya hatinya masih sedih, to mereka juga butuh refreshing, karena hidup harus berduka terus," kata neter.
"Mungkin mereka lelah dengan kasus yang berbelit-belit jadi mereka mencoba menghibur hati...semangat keluarga Brigadir J dan bapak Kamaruddin," ujar warganet.
"Hanya menghilangkan penat ga ada yang salah. Karena untuk menghibur diri dari masalah yang berat," cuit publik.
"Cari hiburan, menghilangkan kepenatan, aku yakin setelah keluar dari situ pasti ingat anaknya yang sudah almarhum," ungkap netizen.
"Keluarga Brigadir Yosua berhak bahagia dan menghibur untuk keluarga mereka, semoga bahagia selalu," kata warga lokal.
Sebagaimana diketahui, beberapa bulan lalu Brigadir Yosua tewas di Kompleks Polri Duren Tiga. Otak pembunuhan adalah senior korban yaitu Ferdy Sambo.
Tidak hanya Sambo, ada 4 tersangka yang turut terlibat dalam kasus Duren Tiga berdarah. Adapun keempat tersangka itu adalah Bharada E atau Richard Eliezer (ajudan Sambo), Bripka RR atau Ricky Rizal (ajudan Sambo), Kuat Ma'ruf (asisten keluarga Sambo), dan Putri Candrawathi (istri Sambo).