Kasus korupsi dalam pengadaan proyek e-KTP yang terbongkar pada Agustus 2019 masih terus berlanjut hingga saat ini.
Salah satu yang terlibat dalam kasus tersebut adalah direktur utama PT Sandipala Arthaputra, Paulus Tanos. Ia telah masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) KPK sejak Agustus 2022.
KPK telah mengajukan permintaan red notice kepada Interpol, meskipun pengajuan ini memerlukan waktu yang cukup lama untuk mendapatkan respons dari Interpol setelah Paulus Tanos terdeteksi berada di Thailand pada awal 2023.
Sama seperti beberapa nama di atas, Kirana Kotama yang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus suap PT PAL Indonesia masih buron hingga saat ini.
KPK belum dapat menemukan keberadaan tersangka korupsi tersebut.