Curhat Pilu Pengurus Jenazah di Palestina, Kafani Ratusan Mayat Korban Serangan Israel Tanpa Henti

"Hati saya hancur saat harus mengumpulkan anggota tubuh anak-anak yang terkoyak," ujar Abu Saher.

Agatha Vidya Nariswari | Dita Alvinasari
Minggu, 12 November 2023 | 16:43 WIB
Curhat Pilu Pengurus Jenazah di Palestina, Kafani Ratusan Mayat Korban Serangan Israel Tanpa Henti
Seorang menggendong jenazah ibunya yang terbungkus selimut di tengah reruntuhan bangunan yang hancur dalam serangan Israel di kamp pengungsi Bureij di Jalur Gaza, Palestina, Kamis (2/11/2023). [MAHMUD HAMS/AFP]

"Yang paling menyedihkan bagi saya adalah saat membungkus jenazah anak-anak. Hati saya hancur saat harus mengumpulkan anggota tubuh anak-anak yang terkoyak," lanjutnya.

Dalam pernyataannya, salah seorang pengurus jenazah di rumah sakit yang ada di Palestina ini juga mengujarkan jika kini dirinya memulai pekerjaannya tanpa henti sejak pukul enam pagi hingga malam hari.

"Saya mulai hari saya dengan membungkus orang mati dan terbunuh sejak pukul enam pagi sampai delapan malam tanpa henti," pungkasnya.

Baca Juga:Deddy Corbuzier Kritik Aksi Boikot Produk Pro Israel: Enggak Nolong!

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak