alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Kisah Haru Anjing Dibenci Tetangga, Berakhir Disayang Satu Kompleks

Reza Gunadha | Ruth Meliana Dwi Indriani Kamis, 09 September 2021 | 21:02 WIB

Kisah Haru Anjing Dibenci Tetangga, Berakhir Disayang Satu Kompleks
Ilustrasi anjing. (Pixabay/kim_hester)

Kisah datang dari seekor anjing peliharaan yang dibenci tetangga dan berakhir disayang warga satu kompleks seusai menjadi pahlawan.

BeritaHits.id - Cerita mengenai hewan peliharaan baru-baru ini melelehkan hati warganet. Kali ini, kisah datang dari seekor anjing peliharaan yang dibenci tetangga dan berakhir disayang warga satu kompleks.

Kisah ini dibagikan oleh akun Twitter @SeputarTetangga. Akun ini membagikan postingan curhatan sender atau pengguna Twitter yang memelihara seekor anjing berjenis rottweiler.

"From hate to love. Rottweilers are so helpful. (Dari benci menjadi cinta. Rottweiler sangat menolong)," tulis akun ini sebagai keterangan Twitter seperti dikutip Suara.com, Kamis (9/9/2021).

Dalam cuitan itu, sender menceritakan dirinya membeli rumah di Bandung dua tahun lalu. Ia kemudian membawa anjing peliharaannya ke rumah barunya.

Baca Juga: Viral Video Emak-emak Curi Tanaman di Depan Pagar, Kabur Naik Motor Potnya Ditinggal

"Gue tahun 2019 kemarin beli rumah subsidi daerah Bandung. Kebetulan gue punya 1 doggo jenis rottweiler," cerita sang sender.

Kisah Haru Anjing Dibenci Tetangga sampai Disayang Satu Kompleks. (Twitter/@SeputarTetangga)
Kisah Haru Anjing Dibenci Tetangga sampai Disayang Satu Kompleks. (Twitter/@SeputarTetangga)

Namun, ada seorang tetangganya yang sudah lansia membenci anjing peliharaannya. Tetangga itu selalu menyindir keberadaan anjingnya sampai membawa-bawa agama.

"Awalnya ada satu tetangga (nenek-nenek) yang selalu nyindir soal doggo ku ini, sampai bawa-bawa agama segala."

Selain nenek, ada juga bapak-bapak yang pernah memakinya karena memilihara anjing. Bapak itu yang tinggal di luar kompleksnya sampai mendatangi rumahnya hanya untuk marah-marah.

"Bahkan ada satu bapak-bapak yang rumahnya di luar kompleks, sengaja lewat rumah gue dan parkir di depan cuma buat marah-marah."

Baca Juga: Usai Bikin Penyok Toyota Alphard Milik Tamu, Pegawai Hotel Ini Lakukan Aksi Tak Terduga

"Dia bilang, 'Islam bukan? Kok pelihara anjing'. Tapi dia marah-marahnya monolog teriak-teriak di luar. Habis marah-marah dia pergi gitu aja."

Padahal, sender ini begitu menyayangi anjingnya. Selain itu, ia juga memuji anjingnya yang bisa menjaga rumah.

"Padahal selain emang gue sayang sama doggo ini, doggoku ini juga fungsinga sebagai penjaga rumah."

Meski kerap dimusuhi tetangga, namun sender ini tetap menyayangi anjingnya. Ia pun menceritakan momen saat binatang berkaki empat itu menjadi pahlawan.

Suatu hari, ada seorang maling yang berniat melancarkan aksinya di kompleksnya. Namun, aksi pencuri itu digagalkan oleh anjingnya.

Pencuri itu langsung lari terbirit-birit begitu anjingnya menggonggong. Semua kejadian itu terekam oleh kamera pengawas CCTV kompleks tersebut.

"Sampai suatu hari, ada maling yang gak jadi maling akibat digonggongin doggoku. Semuanya kerekam CCTV."

Sender mengatakan, ia baru tahu jika kompleks tempatnya tinggal memang rawan pencurian.

Kisah Haru Anjing Dibenci Tetangga sampai Disayang Satu Kompleks. (Twitter/@SeputarTetangga)
Kisah Haru Anjing Dibenci Tetangga sampai Disayang Satu Kompleks. (Twitter/@SeputarTetangga)

"Dan aku baru tahu di kompleks ku ini sering banget kemalingan. Dari bahan bangunan, tanaman, sampai kucing pun dimaling."

Setelah kejadian itu, anjing peliharaannya langsung disayang satu kompleks. Tetangga-tetangga juga mulai merubah sikap dan menyukai anjing tersebut.

"Sejak saat itu, doggoku disayang di kompleks ini. Sekarang tiap lewat rumah gue, tetangga-tetangga pada nyapa doggo gue."

"Bahkan anak-anaknya pun dibiarin main sama doggo gue, walau tetap ya dibatesin pagar karena doggo gue ini kehitung gede."

Curhatan sender itu sudah di-retweet 248 kali dan mendapatkan 1.000 tanda suka. Warganet juga beramai-ramai menuliskan pendapat mereka di kolom komentar.

"Aaahhh dari dulu pengen pelihara doggo, tapi nggak ada space buat meliharanya. Mana sudah punya 4 kucing, pengen banget nyobain rasanya lari pagi bareng doggo gimana," komen warganet.

"Aku kangen anjingku yang jenis rottweiler, dia mati karena makan kodok lalu lidahnya bengkak, 6 dokter hewan gak ada yang berani karena saking besarnya gak punya tulup untuk bius, aku juga gak berani tahan badannya, akhirnya mati," curhat warganet.

"Nyatanya masih banyak yang julid kalau ada yang pelihara doggie. Tetangga-tetangga gue contohnya, ngontrak belum ada 1 tahun, tapi nyinyirin doggie gue yang udh 11 tahun hidup di rumah," tambah yang lain.

"Itulah kenapa aku juga suka tersinggung ada manusia jahat dikatain 'Kayak anjing'. Padahal mendingan anjing ke mana mana dah," tulis warganet.

"Sama kejadian. Punya anjing campuran ras. Pendengarannya kuat banget. Jadi suka banget tengah malem gonggong-gonggong gitu, sampai akhirnya tetangga pada marah ngerasa keganggu," cerita warganet.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait