CEK FAKTA: Pemerintah Indonesia Paksakan Vaksin Booster Untuk Rakyat, Benarkah?

Beredar narasi Pemerintah Indonesia memaksakan suntikan vaksin booster dosis ketiga bagi masyarakat Tanah Air yang berpotensi mengakibatkan kematian. Benarkah?

Chyntia Sami Bhayangkara | Ruth Meliana Dwi Indriani
Minggu, 05 Desember 2021 | 19:13 WIB
CEK FAKTA: Pemerintah Indonesia Paksakan Vaksin Booster Untuk Rakyat, Benarkah?
CEK FAKTA Pemerintah Indonesia Paksakan Vaksin Booster Bagi Masyarakat. (Turnbackhoax.id)

BeritaHits.id - Beredar narasi Pemerintah Indonesia memaksakan suntikan vaksin booster dosis ketiga bagi masyarakat Tanah Air yang berpotensi mengakibatkan kematian.

Narasi ini beredar luas melalui pesan berantai WhatsApp. Pesan itu menyebut pemerintah agar memberikan vaksin ketiga bagi rakyat tanpa memperhatikan saran Badan Pengawas Makanan dan Obat Amerika Serikat atau Food and Drug Administration (FDA).

Selain itu, pesan itu menyebut jika FDA sudah menolak suntikan vaksin Pfizer dosis ketiga di AS. Hal ini disebabkan karena suntikan booster berpotensi mengakibatkan infeksi berat pada hati sampai kematian.

Adapun narasi yang dibagikan sebagai berikut:

Baca Juga:Cegah Omicron, Kenneth DPRD DKI: Anies Harus Mulai Persiapan Vaksinasi Booster

RE: Pak Presiden dan Pak Menteri PCR, Don’t Kill My Friends and My Family Members With Mandated Vaccines…!!!

Kenapa pemerintah NKRI mau memaksakan suntikan vaksin booster dosis ke #3 kepada publik, sedangkan Food and Drug Administration (FDA) USA sudah menolak suntikan Pfizer booster dosis ke #3 di AMERIKA karena meningkatkan potensi dan mengakibatkan infeksi berat pada hati (Severe Heart Infections), Heart Failure and Deaths…!!!.

CEK FAKTA Pemerintah Indonesia Paksakan Vaksin Booster Bagi Masyarakat. (Turnbackhoax.id)
CEK FAKTA Pemerintah Indonesia Paksakan Vaksin Booster Bagi Masyarakat. (Turnbackhoax.id)

Lantas benarkah klaim tersebut?

PENJELASAN

Berdasarkan penelusuran Turnbackhoax.id -- jaringan Beritahits.id, narasi Pemerintah Indonesia memaksakan suntikan vaksin booster dosis ketiga bagi masyarakat yang berpotensi mengakibatkan kematian tidak benar.

Baca Juga:Heboh Petai Raksasa di Banjarnegara, Ukurannya 5 Kali Lipat dari Normal!

Faktanya, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) saat ini masih fokus memenuhi target vaksin dosis kedua terhadap masyarakat.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak