facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Cowok Insecure Punya Bentuk Kuku Berbeda, Publik Syok: Itu Ciri Penyakit Jantung

Reza Gunadha | Ruth Meliana Dwi Indriani Rabu, 10 November 2021 | 12:59 WIB

Cowok Insecure Punya Bentuk Kuku Berbeda, Publik Syok: Itu Ciri Penyakit Jantung
Viral Cowok Insecure Punya Bentuk Kuku Berbeda Berakhir Banjir Peringatan. (TikTok)

"Bro are you okay? Maaf sebelumnya, itu salah satu tanda penyakit jantung. Coba lu konsultasi ke dokter," saran warganet.

"Bro are you okay? Maaf sebelumnya, itu salah satu tanda penyakit jantung. Coba lu konsultasi ke dokter," saran warganet.

"Bukan masalah insecure apa gak. Mending lu cek dulu deh ke dokter. Ini salah satu ciri penyakit jantung kalau gak salah," komentar warganet.

"Temennya harus hati-hati ini kalau bercanda. Jangan ngagetin. Taruhannya nyawa," pesan warganet.

"Kuku lu sama kek temen gue persis. Mending tanya dokter deh. Soalnya ini ada hubungannya sama jantung," tambah yang lain.

Baca Juga: Anak SMP Bercanda Hingga Terantuk Pintu, Alat Kompresnya Bikin Ngakak

"Sepertinya itu clubbing fingers, biasanya berkaitan dengan penyakit jantung ataupun paru-paru," jelas warganet.

Menyadur dari Mayo Clinic, clubbing fingers adalah kondisi di mana ujung jari, khususnya kuku menjadi melengkung dan lebih bulat dari biasanya. Kondisi ini biasanya bisa terjadi selama bertahun-tahun.

Clubbing fingers disebabkan oleh rendahnya oksigen dalam darah. Kondisi ini juga bisa menjadi tanda dari berbagai jenis penyakit, mulai dari penyakit jantung, penyakit paru-paru, penyakit hati, penyakit ginjal, peradangan usus, sampai AIDS.

Tiga Peringatan Pada Jari Tangan Lainnya Yang Bisa Jadi Tanda Penyakit Jantung

Penyakit jantung koroner terjadi ketika arteri yang memasok darah kaya oksigen ke otot jantung menyempit oleh penumpukan bahan lemak. Proses itu juga dikenal sebagai aterosklerosis.

Baca Juga: Viral Dai Main Screenshoot dan Posting Status WhatsApp Orang, Captionnya Bikin Geram

Ketika suplai darah ke jantung tersumbat, serangan jantung terjadi. Selama serangan jantung, Johns Hopkins Medicine menjelaskan bahwa sel-sel otot di dalam organ "mulai mati".

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait