Beberapa hari kemudian, teman baik sang suami datang ke rumah untuk menjenguk ayah si wanit yang sedang sakit.
Namun siapa sangka bahwa tujuan mereka sebenarnya datang ke rumah adalah untuk meminta si wanita untuk mencabut laporan polisi.
"Singkat cerita, dia suruh saya tarik laporannya. Alasannya tidak baik mempermalukan suami. Itulah alasan dia. Malu apa yang harus kita tutupi? Itu kesalahan dan bukan aib yang harus saya tutupi," kata si wanita.
Wanita itu mengungkapkan secara blak-blakkan, bahwa X (suami) adalah orang yang berpengaruh, ada pangkat besar dalam dunia politik. Hubungannya di dalam politik sungguh sangat hebat.
"Kasus anak saya sudah lama tidak terdengar. Kasus tersebut muncul kembali ketika IO baru mengambil alih sebuah file yang sudah lama tersimpan," ungkapnya.
Polisi dikabarkan menelepon dan meminta dia untuk datang ke pengadilan agar kasus tersebut disidangkan pada hari berikutnya.
Di pengadilan, X meminta dengan pengacara, meminta kasus itu dihentikan karena kasusnya sudah lama tertunda. Akan tetapi, hakim tidak setuju karena kasusnya belum mendengar apa-apa.
Wanita itu menegaskan bahwa dia akan terus berjuang membela nasib anak-anaknya. Diketahui bahwa wanita tersebut juga telah mengajukan gugatan cerai terhadap mantan suaminya.